Atap SLB Batang Ambruk di Tengah Jam Belajar, Tidak Ada Korban
Wakil Bupati Batang Suyono meninjau ke SLB Batang yang atapnya roboh, Rabu 21 Januari 2026-IST-
BATANG, diswayjateng.com - Peristiwa atap SLB Batang ambruk menggegerkan kawasan Jalan Pemuda, Pasekaran, Kabupaten Batang, Rabu 21 Januari 2026 sekitar pukul 10.15 WIB.
Insiden atap SLB Batang ambruk terjadi di tengah aktivitas belajar mengajar, ketika siswa dan guru masih menjalani rutinitas sekolah seperti biasa.
Beruntung, ruang yang terdampak atap SLB Batang ambruk sudah tidak lagi digunakan sebagai kelas, melainkan difungsikan sebagai gudang.
Mendapat laporan cepat dari pihak sekolah, Wakil Bupati Batang, Suyono, langsung mendatangi lokasi kejadian atap SLB Batang ambruk.
BACA JUGA: Banjir Batang Rendam Klidang Lor, Wabup Suyono Turun Tangan Evakuasi Warga
BACA JUGA: Hadir di Rakor JMSI, KEK Industropolis Batang Umumkan Konser Guyon Waton di Februari 2026
Suyono memastikan kondisi lapangan sembari berbincang langsung dengan pihak sekolah dan tenaga pendidik.
“Alhamdulillah tidak ada korban, baik siswa, orang tuanya maupun dari pihak guru,” ujar Suyono di sela peninjauan lokasi.
Karena ruang itu kosong, atap SLB Batang ambruk tidak menimbulkan korban jiwa, baik dari kalangan siswa berkebutuhan khusus maupun tenaga pendidik.
Ia menegaskan keselamatan siswa berkebutuhan khusus harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan pendidikan.
BACA JUGA: Realisasi Investasi Kabupaten Batang 2025 Tembus Rp7 Triliun Didorong 688 Usaha Besar
BACA JUGA: Jadi Saksi Nikah, Bupati Batang M Faiz Kurniawan Beri Pesan pada Bayhaqi Hamzah dan Andien
Kepala SLB Batang, Buntas Ernawati, menjelaskan bangunan yang terdampak atap SLB Batang ambruk sebelumnya merupakan ruang keterampilan menjahit siswa.
“Sejak plafon ambruk pada 2025, kami putuskan ruangan ini tidak dipakai lagi dan dijadikan gudang,” kata Buntas kepada Wakil Bupati Batang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: