Kandang 'Banteng' Kudus Dijadikan Posko Pengungsian, PDIP Bantu Korban Banjir
Proses evakuasi warga terdampak bencana ke posko pengungsian di kantor DPC PDIP Kudus. --
KUDUS, diswayjateng.com- Banyaknya jumlah desa terdampak banjir selama 4 hari di Kabupaten KUDUS, memaksa DPC PDI Perjuangan KUDUS bergerak cepat dengan membuka posko pengungsian.
Pembukaan posko pengungsian ini bertempat di kantor DPC PDIP Kudus. Lokasi kantor partai yang berada di Jalan Lingkar Selatan Desa Tanjung Kecamatan Jati Kudus ini, juga sebagai posko bencana sekaligus lokasi pengungsian warga.
Ketua DPC PDIP Kudus, Ahmad Yusuf Roni mengatakan, inisiatif pembukaan posko pengungsian ini bentuk kehadiran partai di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat Kudus.
Hingga Sabtu (17/1/2026), posko PDIP telah menampung puluhan warga yang mengungsi akibat rumahnya terendam banjir setinggi setengah meter.
"Saat ini, kita (Posko Pengungsian PDIP sudah menampung sekitar 74 warga dari Dukuh Ngeplak Tempel, Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan,” ujar Yusuf.
Menurut Yusuf, kantor DPC PDIP Kudus yang memiliki dua lantai dioptimalkan untuk menampung pengungsi. Selain itu, juga didirikan tenda di halaman kantor setempat. 
Puluhan warga pengungsi kini tinggal sementara di posko pengungsian kantor DPC PDIP Kudus. --
Di posko pengungsian banjir di DPC PDI Perjuangan Kudus juga menyediakan fasilitas pendukung untuk kenyamanan para pengungsi, terutama bagi pelajar, seperti sanitasi, logistik, kesehatan hingga akses internet.
“Kami sudah mengirimkan data ke Pusdalops BPBD, termasuk data usia dan riwayat penyakit. Bahkan di sini ada pengungsi yang sedang hamil, sehingga membutuhkan perhatian khusus dari tim kesehatan,” terang Yusuf.
Yusuf menyebut bahwa aksi sosial inn bukanlah hal pertama yang dilakukan pihak DPC PDI Perjuangan Kudus. Sebab telah beberapa kali melakukan hal serupa, saat banjir besar melanda wilayah tersebut di tahun-tahun sebelumnya.
"Warga yang mengungsi sudah mulai masuk ke posko sejak Kamis sore. DPC PDI Perjuangan siap berkolaborasi dalam penanganan saat bencana maupun pascabencana nantinya,” pungkasnya. 
DPC PDI Perjuangan Kudus bergerak cepat membuka posko pengungsian bencana banjir. --
Warga Mengungsi Meningkat
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus mencatat bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah berdampak luas terhadap warga.
Hingga Jumat (17/1/2026) pukul 07.00 WIB, total 14.758 kepala keluarga (KK) atau 46.284 jiwa dilaporkan terdampak banjir di berbagai kecamatan
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko, menyampaikan, bencana banjir menyebabkan 8.497 KK rumah warga tergenang, serta berdampak pada sektor pertanian dengan total 3.479 hektare sawah terdampak genangan air
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

