Banjir Rendam Jalan Pantura Semarang, Akses Kendaraan Sempat Lumpuh hingga Tengah Malam
Banjir menggenangi kawasan pemukiman di mangkang kulon Semarang-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Semarang pada Kamis, 15 Januari 2026 sore menyebabkan banjir di sejumlah titik Jalan Pantura Semarang. Genangan air sempat melumpuhkan arus lalu lintas, terutama di kawasan Mangkang hingga depan Kampus Universitas Terbuka.
Berdasarkan pantauan hingga malam hari, ketinggian air di depan Universitas Terbuka mencapai sekitar satu ban sepeda motor. Kondisi tersebut membuat kendaraan kecil tidak dapat melintas dan memilih putar balik atau berhenti menunggu banjir surut.
Sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat menerobos genangan air harus menerima risiko kendaraannya mogok di tengah jalan. Salah seorang pengendara, Prasetya, mengaku terpaksa melintas karena harus segera masuk kerja.
“Mogok, Mas. Airnya cukup dalam, tadi nekat nerobos karena harus masuk sif malam,” ujarnya.
Selain di depan Kampus Universitas Terbuka, banjir juga terjadi di depan SDN Wonosari 02, Kecamatan Mangkang. Di lokasi ini, genangan disebabkan oleh limpasan Sungai Plumbon yang meluap setelah diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Pengemudi kendaraan besar pun terpaksa berhenti karena kendaraan kecil tidak mampu melintas. Naryo, sopir bus antar kota, mengatakan arus lalu lintas benar-benar terhenti.
“Kendaraan kecil nggak bisa lewat, saya juga nggak bisa maju. Jadi ya nunggu surut dulu,” katanya.
Banjir di Jalan Pantura Semarang mulai berangsur surut sekitar pukul 00.30 WIB. Setelah air menyusut, kendaraan kecil kembali dapat melintas dan arus lalu lintas dari arah timur maupun barat kembali normal.
Namun demikian, kemacetan sempat mengular panjang akibat banjir yang diperparah dengan adanya perbaikan jalan di kawasan tersebut. Ekor kemacetan dilaporkan mencapai traffic light Kawasan Industri Wijaya Kusuma atau sekitar empat kilometer dari titik banjir di depan Universitas Terbuka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: