Motor Tabrakan dengan Truk Pasir di Jebres, Pemuda 23 Tahun Tewas Terlindas
Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan pasir, di Pucangsawit, Kecamatan Jebres, Solo -Istimewa-
SOLO, diswayjateng.id -- Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Kamis 15 Januari 2026.
Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk bermuatan pasir sekitar pukul 07.30 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario dan sebuah truk pasir yang melaju searah dari selatan ke utara.
Kepadatan arus lalu lintas pada jam berangkat kerja diduga menjadi salah satu faktor terjadinya kecelakaan.
Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Solo, IPDA Yuli Nurus Yani menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, pengendara sepeda motor mencoba mendahului truk dari sisi kiri jalan.
“Kedua kendaraan berjalan searah. Sesampainya di TKP, pengendara sepeda motor berusaha mendahului truk dari kiri,” ujar Yuli.
Namun, ruang di sisi kiri jalan dinilai tidak mencukupi. Akibatnya, sepeda motor korban bersenggolan dengan badan truk hingga kehilangan kendali.
“Karena ruang tidak cukup, terjadi benturan. Sepeda motor terjatuh ke kanan dan korban terlindas ban belakang truk,” jelasnya.
Korban diketahui berinisial EF (23), warga Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, yang mengendarai Honda Vario hitam bernomor polisi AD 6266 VS.
Sementara truk pasir bernomor polisi B 9756 PYW dikemudikan MFP (23), warga Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.
Akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami luka berat dan sempat dievakuasi ke rumah sakit. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia berdasarkan hasil pemeriksaan medis.
“Penetapan meninggal dunia dilakukan oleh dokter di rumah sakit,” ungkap Yuli.
Unit Gakkum Satlantas Polresta Solo masih melakukan penyelidikan lanjutan. Polisi telah memeriksa saksi-saksi, termasuk rekan korban yang berada di lokasi, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar TKP.
“Kami masih melakukan pengecekan CCTV untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh,” kata Yuli.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

