Dirikan Dapur Umum dan Posko Damarwulan, Polwan dan Peleton Siaga Bencana Dikerahkan Polres Jepara

Dirikan Dapur Umum dan Posko Damarwulan, Polwan dan Peleton Siaga Bencana Dikerahkan Polres Jepara

Sejumlah Polwan dikerahkan membantu memasak di dapur umum bagi pengungsi bencana alam di Jepara--

JEPARA, diswayjateng.com - Bencana alam yang melanda di berbagai wilayah di Kabupaten JEPARA, memaksa Polres JEPARA mengerahkan Polwan untuk meringankan beban warga terdampak bencana. Salah satu peran yang dijalankan Polwan ini, yakni membantu aktifitas di dapur umum di lokasi pengungsian bencana longsor dan banjir.

Tugas kemanusiaan ini salah satunya dilakukan di Desa Tempur Kecamatan Keling, Sumberejo Kecamatan Donorojo, dan beberapa daerah lainnya.

Dapur umum ini didirikan untuk menyuplai kebutuhan makanan siap santap ke daerah bencana. Selain dapur umum, Polres Jepara juga menerjunkan personel Pleton Siaga Bhayangkara Pasukan Siaga Bencana. 

Baik Polwan dan Pleton Siaga Bhayangkara ini, bertugas mengevakuasi warga terdampak bencana alam tersebut.

Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso melalui Kasihumas AKP Dwi Prayitna mengatakan, pihaknya mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki untuk penanganan bencana. Tidak hanya evakuasi, tetapi juga penyiapan anggota pada posko pengungsian maupun dapur umum.

BACA JUGA:Warga Desa Tempur Jepara Terisolir Akibat Longsor, Akses Jalan dan Listrik Terputus Total

BACA JUGA:Pasangan Pengantin Baru di Jepara Ini Menikah di Kantor Polisi, Begini Kisah Mereka

“Kita pastikan semua kebutuhan penunjang bagi para warga terdampak bisa terpenuhi. Kita libatkan juga personel Polwan untuk membantu,” kata AKP Dwi, Senin 12/1/2026).

Kehadiran Polwan-polwan tersebut membantu memasak, hingga membagikan makanan kepada masyarakat yang mengungsi.

“Kita upayakan semua kebutuhan penunjang bagi para warga terdampak bisa terpenuhi. Oleh sebab itu, kita libatkan juga personel Polwan untuk membantu," tutur Kasihumas. 
Polres Jepara mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki menangani bencana di wilayah kabupaten setempat.--

Ia juga menegaskan, kehadiran Polri di tengah bencana merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. 

“Kami hadir bukan hanya menjaga kamtibmas, tetapi memastikan warga bisa kembali beraktivitas dengan aman setelah bencana,” ucapnya.

Seperti diketahui, akibat akses menuju Desa Tempur terputus akibat longsor, BPBD Jepara mendirikan dapur umum dan posko terpadu.

BACA JUGA:Jepara Kebagian Rp67,9 Miliar Perbaiki 103 Sekolah, SMP 1 Tahunan Merengek ke Mendikdasmen Minta Tambahan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait