Batang hingga Pemalang Cut Off UHC, Ini Respon BPJS Kesehatan Pekalongan
Konferensi pers BPJS Kesehatan cabang Pekalongan dan Dinas Kesehatan untuk hadapi arus mudik Lebaran 2025--Bakti Buwono/ diswayjateng.id
PEKALONGAN, diswayjateng.com - BPJS Kesehatan Cabang PEKALONGAN merespon kebijakan sejumlah pemerintah daerah yang melakukan cut off Universal Health Coverage (UHC).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu memastikan pendampingan penuh kepada peserta segmen PBPU (Pekerja Bukan Penerima Upah) Pemda yang terdampak di wilayah Pekalongan, Batang, dan Pemalang.
"Penonaktifan sejumlah peserta PBPU Pemda terjadi sebagai konsekuensi perubahan skema UHC yang dipilih pemerintah daerah dari UHC Prioritas menjadi UHC Cut Off," kata perempuan yang akrab disapa Cici itu dalam keterangan persnya, Minggu 11 Januari 2026.
Kebijakan tersebut mengacu pada ketentuan nasional yang memprioritaskan bantuan jaminan kesehatan bagi masyarakat pada desil 1 hingga desil 5 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
BACA JUGA: Kejuaraan Atletik, Pelajar Muhammadiyah Batang Adu Cepat di Dracik Kampus
BACA JUGA: DPRD Batang Soroti Banjir Klidang Lor, Sungai Dangkal dan Parkir Kapal Jadi Biangnya
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Sri Mugirahayu, menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu cemas karena hak atas pelayanan kesehatan tetap dapat diakses melalui mekanisme yang tersedia.
BPJS Kesehatan, menurutnya, secara aktif melakukan sosialisasi, pendampingan administratif, serta menyiapkan alternatif solusi bagi peserta yang status kepesertaannya menjadi nonaktif.
"Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pengalihan segmen kepesertaan ke peserta mandiri agar perlindungan layanan kesehatan tetap berlanjut tanpa terputus," jelasnya.
Koordinasi juga dilakukan dengan seluruh fasilitas kesehatan mitra agar peserta yang membutuhkan layanan medis tetap mendapatkan pendampingan administratif secara cepat dan tepat.
BACA JUGA: Kabupaten Batang Tak Lagi UHC, Bagaimana Nasib Layanan Kesehatan Gratis?
BACA JUGA: Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Batang Capai 16 Ribu Unit
Langkah ini bertujuan memastikan bahwa proses pelayanan kesehatan tidak terhambat hanya karena persoalan administrasi kepesertaan.
Untuk memperluas akses layanan, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan mengoptimalkan berbagai kanal pelayanan nonkantor yang mudah dijangkau masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

