DPRD Batang Soroti Banjir Klidang Lor, Sungai Dangkal dan Parkir Kapal Jadi Biangnya

DPRD Batang Soroti Banjir Klidang Lor, Sungai Dangkal dan Parkir Kapal Jadi Biangnya

Anggota DPRD Kabupaten Batang dari fraksi Golkar, Nur Untung Slamet -Disway Jateng/Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.com - Banjir yang berulang kali melanda kawasan pesisir Kabupaten BATANG menuai sorotan dari DPRD. Anggota DPRD Kabupaten BATANG sekaligus Ketua DPD II Partai Golkar BATANG, Nur Untung Slamet, mengungkap analisis penyebab utama banjir di wilayah Klidang Lor dan sekitarnya.

Menurutnya, banjir yang terjadi bukan semata faktor alam.

Ada persoalan struktural yang hingga kini belum diselesaikan secara serius.

Nur Untung Slamet menyebut penyebab pertama adalah kondisi sungai yang sudah dangkal.

BACA JUGA: Anggota DPRD Batang Senior Jadi Langganan Banjir, Nur Untung Slamet: Pernah 11 Kali Air Masuk Rumah

BACA JUGA: Banjir di Batang Setinggi 1,2 Meter Rendam Ratusan Rumah, Warga Mulai Bersih-Bersih

Pendangkalan sungai membuat daya tampung air semakin kecil. Ketika terjadi kiriman air bah dari wilayah selatan, debit air otomatis naik drastis.

Volume air yang sama dipaksa melewati ruang sungai yang semakin sempit. Akibatnya, air meluap ke permukiman warga.

“Begitu ada kucuran air bah dari selatan, debitnya sama, tapi tempatnya sudah kecil,” ujarnya di lokasi, Minggu 11 Januari 2026.

Penyebab kedua yang dinilai paling riskan adalah terhambatnya aliran air dari hulu ke hilir.

BACA JUGA: Belum Ada Desa Mandiri, Ketua Komisi I DPRD Batang Dorong IDM dan Dana Insentif Desa

BACA JUGA: Investasi Batang Melonjak, Retribusi PBG Tembus 144,5 Persen dan Jadi Mesin PAD

Hambatan tersebut berasal dari kapal-kapal yang parkir di sungai.Kapal-kapal tersebut merupakan kapal baru hasil galangan.

Sebagian kapal belum diserahkan kepada pemiliknya. Akibatnya, sungai berubah fungsi menjadi tempat parkir kapal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait