Dari Polos ke Jambon, Satpol PP Batang Jalani Ujian Bela Diri PSHT
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang jalani ujian kenaikan tingkat pencak silat PSHT, Sabtu 10 Januari 2026.-Disway Jateng/Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.com - Satpol PP Kabupaten Batang membekali anggotanya dengan ilmu beladiri dengan menggandeng perguruan pencak silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Latihan pencak silat PSHT diikuti oleh seluruh anggota Satpol PP Kabupaten Batang. Bahkan, saat ini para anggota Satpol PP Kabupaten Batang menjalani ujian kenaikan sabuk.
Kepala Satpol PP Kabupaten Batang, Haryono, menyebut latihan bela diri ini sebagai pembekalan penting bagi anggotanya. Ia menilai pencak silat sangat relevan dengan tugas Satpol PP yang kerap bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Ini sangat membantu, baik secara pribadi maupun organisasi, dalam mengemban tugas di lapangan,” kata Haryono.
BACA JUGA: Sudah Musim Durian, Ini Rekomendasi Disparperta Batang
BACA JUGA: Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Batang Capai 16 Ribu Unit
Menurut Haryono, seluruh anggota Satpol PP diwajibkan mengikuti program latihan tersebut. Namun untuk tahapan ujian kenaikan tingkat, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.
Ujian yang digelar kali ini merupakan ujian kenaikan sabuk dari polos ke jambon. Haryono berharap konsistensi latihan PSHT mampu meningkatkan kinerja Satpol PP dalam menegakkan Perda dan menjaga ketertiban umum.
Ia menautkan program ini dengan visi Bupati Batang untuk mewujudkan daerah yang lebih tertib dan maju. Dari total 102 personel Satpol PP, sekitar separuh di antaranya telah mengikuti ujian kenaikan tingkat atau ujian sabuk.
Ketua Cabang PSHT Batang Pusat Madiun, Bambang Heriyanto, menyebut dukungan pemerintah daerah sebagai kunci keberhasilan program. Ia menegaskan bahwa tujuan utama latihan ini adalah membangun rasa percaya diri anggota Satpol PP.
Menurut Bambang, kepercayaan diri sangat dibutuhkan saat anggota Satpol PP berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Harapannya, mereka bisa memberi rasa aman, damai, dan kekeluargaan saat bertugas,” ujarnya.
BACA JUGA: Investasi Batang Melonjak, Retribusi PBG Tembus 144,5 Persen dan Jadi Mesin PAD
BACA JUGA: Belum Ada Desa Mandiri, Ketua Komisi I DPRD Batang Dorong IDM dan Dana Insentif Desa
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

