Sudah Musim Durian, Ini Rekomendasi Disparperta Batang

Sudah Musim Durian, Ini Rekomendasi Disparperta Batang

ilustrasi musim durian di Kabupaten Batang -by gemini ai -

BATANG, diswayjateng.com - Memasukki awal tahun, Kabupaten Batang mulai memasuki masa panen durian di beberapa lokasi. Sebagai salah satu sentra durian unggulan di Jawa Tengah, para petani muda melalui media sosial.

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang, Irhas F Wibowo, menyebut durian kini menjadi komoditas primadona.

Menurut Irhas, banyak petani milenial aktif membagikan aktivitas panen hingga durian jatuh melalui platform media sosial.

Fenomena tersebut membuat durian Batang semakin dikenal luas, bahkan hingga luar daerah.

BACA JUGA: Investasi Batang Melonjak, Retribusi PBG Tembus 144,5 Persen dan Jadi Mesin PAD

BACA JUGA: Belum Ada Desa Mandiri, Ketua Komisi I DPRD Batang Dorong IDM dan Dana Insentif Desa

“Sekarang petani sudah pintar, durian jatuh langsung diunggah ke media sosial,” ujarnya.

Kawasan Pecalungan menjadi salah satu contoh berkembangnya petani durian berbasis teknologi. Di wilayah tersebut, muncul petani-petani muda yang mengembangkan kebun durian dengan konsep modern, termasuk greenhouse.

Beberapa nama seperti Gumawang dan Donorejo disebut aktif mengembangkan greenhouse durian. Pemerintah daerah pun turut hadir memberikan pendampingan kepada petani.

Selain Pecalungan, sentra durian Batang tersebar di berbagai kecamatan. Di Tersono, tepatnya di Tegalombo, terdapat kebun durian yang dikelola oleh petani bernama Tabah.

Sementara di Pecalungan Gumawang, ada Yanuandrian yang dikenal sebagai petani durian aktif di media sosial.

Sentra durian lainnya berada di Sumber, Kecamatan Wonotunggal. Di wilayah pesisir utara, durian berkembang di Ketanggan, Kecamatan Gringsing.

BACA JUGA:Produksi Padi 177 Ribu Ton GKG, Kabupaten Batang Jaga Swasembada Pangan

BACA JUGA:Kabupaten Batang Tak Lagi UHC, Bagaimana Nasib Layanan Kesehatan Gratis?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: