Pengurus OSIS SMAN 2 Slawi Dibekali Pendidikan Anti Korupsi

Pengurus OSIS SMAN 2 Slawi Dibekali Pendidikan Anti Korupsi

SUPPORT - Kepala SMAN 2 Slawi mensuppor pengurus OSIS ikuti pendidikan anti korupsi.--

SLAWI, diswayjateng.com - Pengurus OSIS SMAN 2 Slawi mendapatkan pembekalan pendidikan anti korupsi dari bidang penelitian dan pengabdian masyarakat Universitas Harkat Negeri Tegal. Kegiatan kali ini digelar di ruang rapat SMAN 2 Slawi, Rabu (7/1).

Kepala SMAN 2 Slawi, Heris Samekto SPd MM menyatakan kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan penanaman nilai-nilai integritas, kejujuran, serta tanggung jawab kepada pengurus OSIS SMAN 2 Slawi sebagai calon pemimpin muda.

"Diharapkan pengurus OSIS SMAN 2 Slawi memiliki kesadaran sejak dini tentang bahaya dan dampak korupsi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara," ujarnya Kamis (8/1).

Pihaknya juga berharap kegiatan ini bisa meningkatkan pengetahuan pengurus OSIS SMAN 2 Slawi tentang pengertian, bentuk, dan dampak korupsi.

"Dan menanamkan nilai- nilai anti korupsi seperti kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial," terangnya.

BACA JUGA:Dishub Kabupaten Tegal Ajukan Permintaan Zona Selamat Sekolah

BACA JUGA:Jelang Seleksi PTN, SMK Negeri 1 Adiwerna Tegal Siapkan Strategi Khusus

Selebihnya dari kegiatan ini pihaknya berharap bisa membentuk karakter kepemimpinan pelajar yang berintegritas dan beretika.

"Kami juga berharap pendidikan anti korupsi ini bisa mendorong pengurus OSIS agar mampu menjadi teladan dan agen perubahan dalam membangun budaya anti korupsi di lingkungan sekolah. Serta memperkuat sinergi antara Universitas Harkat Negeri dan SMAN 2 Slawi dalam upaya pendidikan karakter dan pengabdian kepada masyarakat," ungkapnya.

Ditegaskan bahwa nilai-nilai kunci anti korupsi diantaranya jujur, mandiri, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, sederhana, peduli, berani, dan adil.

 

"Banyaknya kasus korupsi yang terjadi di Indonesia tidak cukup dilawan dengan cara represif. Cara-cara preventif juga harus turut disinergikan. Upaya paling tepat adalah menanamkan nilai-nilai anti korupsi kepada generasi muda, termasuk siswa sekolah menengah atas. Eksistensi Organisasi Siswa Intra Sekolah SMA Negeri 2 Slawi mempunyai peranan penting dalam rangka membumikan dan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut di lingkungan sekolah," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: