Desa Mejasem Barat Tegal Gelar RAT KDMP Perdana
MEMBUKA - Kades Mejabar Kecamatan Kramat Kabupaten Tegal yang juga ketua Dewan Pengawas KDMP membuka RAT perdana di aula desa setempat.--
SLAWI, diswayjateng.com - Dari 281 desa dan 6 kelurahan yang ada di Kabupaten Tegal yang kini sedang berlomba menyelesaikan bangunan fisik KDMP (Koperasi Desa Merah Putih), Desa Mejasem Barat (Mejabar) Kecamatan Kramat, justru berhasil menggelar Rapat Anggota Koperasi (RAT) KDMP perdananya.
Kades Mejabar, Yuswan Maulana ST yang juga ketua Dewan Pengawas KDMP Mejabar membuka secara langsung RAT KDMP Mejabar di aula balai desa setempat, Kamis (8/1), yang dihadiri semua anggota, Asisten Bisnis KDMP Kemenkop Andri Herlang Buana SE, dan Babinsa Pelda Putut Endarto.
Didampingi ketua KDMP Mejabar, Drs Sutiyanto, pihaknya menyatakan gelaran perdana RAT KDMP Mejabar ini menjadi satu-satunya KDMP se Kabupaten Tegal yang berhasil menggelar RAT pertanggaungjawaban per 31 Desember 2025.
"Tidak berhenti disini, untuk progres bangunan KDMP Mejabar, juga masuk dalam 10 besar se Kabupaten Tegal," ujarnya. Diakui, untuk saat ini aktifvitas usaha KDMP Mejabar masih menggunakan ruang BUMDes Mejabar, dan balai desa untuk melayani kebutuhan usaha sembako. Keduanya menegaskan KDMP Mejabar hadir untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Desa Mejasem Barat.
BACA JUGA:Koperasi Merah Putih Mejasem Timur Tegal Dibangun, Warga Tumpukan Asa untuk Masa Depan
BACA JUGA:BUMDes Mejasem Tegal Panen Perdana Lele Mutiara, Dilanjut Tebar Benih Nila
"KDMP Mejabar saat ini beranggotakan 63 orang per 31 Desember 2025. Kepengurusan KDMP Mejabar terbentuk 8 Mei 2025 dengan orintentasi usaha penyediaan sembako untuk masyarakat Desa Mejasem Barat. Modal usaha awal digalang dari anggota KDMP sebesar Rp 9.460.000 dan pinjaman pihak ketiga dalam hal ini BUMDes Mejabar sebesar Rp 15 juta," terangnya.
Pinjaman dari BUMDes Mejabar saat ini sudah mampu dikembaikan sebesar Rp 13 juta, dan menyisakan Rp 2 juta yang masih berupa stok barang dagangan sembako.
"Laba keuntungan bersih SHU baru Rp 100.000 yang merubah modal awal Rp 94.400.000 menjadi Rp 9.560.000. Rencana kedepan kami akan membuka link kerjasama dengan BUMN melalui kemitraan Bulog lewat ID Food, Pertamina Patra untuk pengadaan gas elpiji 3 kilogram, dan kolaborasi kemitraan POS Indonesia dengan membuka agen pos, serta jasa sewa angkutan," ungkapnya.
Terobosan juga dilakukan dengan menjalin kemitraan bersama pengelola MBG sebagai pemasok kebutuhan pokok ke SPPG dan bermitra dengan UMKM yang ada di Desa Mejasem Barat.
BACA JUGA:Pedagang Curhat ke DPRD, Lantai Becek dan Atap Bocor Jadi Keluhan di Pasar Mejasem Kabupaten Tegal
BACA JUGA:Dishub Kabupaten Tegal Ajukan Permintaan Zona Selamat Sekolah
"Untuk menambah anggota kami juga menghimbau kelembagaan yang ada di desa dan tokoh masyarakat ketua RW dan RT atas instruski Kades untuk bisa menjadi anggota KDMP Mejabar, seta menggudaka sosial media dan menggelar road show sosialisasi pada pwertemuan RE dan RT, serta pengurua PKK yang ada di Desa Mejasem Barat," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

