Petani di Pranten Dibekali Pengetahuan Bertani dan Kambing untuk Perkuat Ekonomi
PEMBEKALAN: Petani di Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan dibekali pengetahuan pengendalian hama dan pupuk organik dalam program Nata Tani, pada Rabu (7/1/2026). (Istimewa)--
GROBOGAN, diswayjateng.com - Dalam rangka memperkuat pertanian serta ekonomi desa, TIS Energy Wilayah Kerja Blora menggandeng Joglo Tani Indonesia memberikan edukasi kepada petani di Desa Pranten, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan melalui "Nandur Alam Tata Tani Lestari (Nata Tani)".
General Manager TIS Energy Wilayah Kerja Blora Heri Suryanto mengatakan bahwa program Nata Tani merupakan komitmen perusahaan dalam rangka memberdayakan masyarakat.
"Melalui program Nata Tani diharapkan bisa mendorong pertanian yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi bagi kelompok tani," terangnya dalam keterangannya, Kamis (8/1/2026).
Heri menyebutkan, melalui program tersebut, petani dibekali pengetahuan dan pemahaman terkait pengendalian hama serta penyakit tanaman padi sehingga mereka punya pengetahuan praktis dalam mengenali jenis hama, pola serangan, dan cara pengendalian yang lebih ramah lingkungan.
"Tujuannya agar menjaga produktivitas lahan pertanian," imbuhnya.
Heri menambahkan, selain itu, petani juga mendapat pelatihan pembuatan pupuk organik secara mandiri dengan memanfaatkan bahan lokal, sehingga kemampuannya dalam memproduksi nutrisi sehat untuk tanaman semakin meningkat.
"Dampaknya tentu akan memperbaiki kualitas tanah maupun mengurangi ketergantungan kepada pupuk kimia," sambungnya.
Tak hanya edukasi, dalam kesempatan itu, TIS Energy Wilayah Kerja Blora juga menyerahkan enam ekor kambing ternak kepada kelompok tani Desa Pranten sebagai langkah memperkuat ekonomi produktif dan dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang dikelola secara berkelompok hingga berkelanjutan.
"Program Nata Tani dirancang sebagai sebuah pendekatan terpadu antara peningkatan kapasitas bertani dengan penguatan ekonomi masyarakat desa," katanya.
Heri menyebut, integrasi peternakan dalam program Nata Tani diantaranya limbah ternak dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk mendukung pertanian sehat, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi bagi kelompok tani.
“Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat nyata, tidak hanya bagi produktivitas pertanian, tetapi juga kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.
Dalam pelaksanaan program Nata Tani tersebut, TIS Energy Wilayah Kerja Blora melibatkan pemerintah desa, kelompok tani, pemangku kepentingan lokal sebagai bentuk kolaborasi serta transparansi program.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: