Perhutani KPH Pekalongan Serahkan TJSL untuk Kelompok Tani dan Pondok Pesantren
SIMBOLIS - Penyerahan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan yang dilakukan Perhutani KPH Pekalongan Barat.--
SLAWI, diswayjateng.com - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Barat berperan aktif dan turut serta menyalurkan bantuan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) kepada Kelompok Tani Ternak Domba Sang Surya Desa Sridadi Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes dan Pondok Pesantren Miftahul Mubtadi’in Yamansari Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal.
Bantuan TJSL ini sebagai bentuk kepedulian Perusahaan dalam pemberdayaan dan pengembangan perekonomian masyarakat sekitar hutan dan juga kepedulian perusahaan dalam pengembangan sarana prasarana pendidikan di pondok pesantren.
Bantuan diserahkan langsung oleh Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat didampingi Wakil Administratur dan segenap Kepala Seksi KPH Pekalongan Barat bertempat di kantor Perhutani KPH Pekalongan Barat.
Administratur/Kepala KPH Pekalongan Barat Maria Endah Ambarwati menyerahkan bantuan untuk pembuatan kandang domba Kelompok Tani Ternak Domba Desa Sridadi Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes dan bantuan pengadaan komputer untuk pengembangan sarpras pendidikan Pondok Pesantren Miftahul Mubtadi’in Yamansari Kecamatan Lebaksiu Kabupaten Tegal, masing-masing sebesar Rp. 50.000.000.
BACA JUGA:Perhutani KPH Pekalongan Barat Fokus Identifikasi Lahan Garapan Liar Kawasan Hutan
BACA JUGA:Perum Perhutani KPH Pekalongan Gelar Aksi Penyulaman Hutan Lindung Sawangan
"Kami berharap dengan bantuan ini dapat bermanfaat untuk membantu pembuatan kandang dan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hutan dalam hal ini masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani ternak domba di Sridadi Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes dan menambah pengembangan sarana prasarana pendidikan di pondok pesantren Miftahul Mubtadi’in Yamansari Kecamatan Lebaksiu Kabupaten . Tegal," ujarnya Rabu (7/1) .
Pihaknya menyatakan melalui bantuan TJSL tersebut sebagai bukti Perhutani turut berkontribusi dalam mendorong dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan perekonomian dan juga dalam pengembangan sarpra pendidikan pondok pesantren.
“Semoga bantuan dari Perhutani dapat meringankan proses pembuatan kandang domba untuk kelompok tani ternak dan bisa membantu pengembangan sarpra di pondok pesantren," terangnya.
Dia berharap manfaatkan dengan baik dan efektif sesuai dengan rencana program kelompok tani dan juga rencana pengembangan sarpra pondok pesantren.
"Selain untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat juga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan warga serta bantuan untuk pengembangan sarpra pondok pesantren, semoga nantinya dapat untuk belajar dalam peningkatan ketrampilan komputerisasi oleh para murid atau santri dengan baik,” ungkap Maria.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: