Drama Konfercab X GP Ansor Semarang: Arif Rahman Unggul di Putaran Kedua
Arif Rahman terpilih Ketua GP Ansor Kota Semarang-Dok pemkot semarang-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, diswayjateng.com – Konferensi Cabang (Konfercab) X Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Semarang yang digelar pada Minggu (4/1) menetapkan Sahabat Arif Rahman sebagai Ketua PC GP Ansor Kota Semarang untuk periode kepengurusan mendatang.
Pemilihan ketua berlangsung dinamis dan kompetitif. Dua kandidat kuat, Sahabat Arif Rahman dan Sahabat Abdul Aziz, harus melalui dua putaran penghitungan suara sebelum forum menentukan ketua terpilih.
Pada putaran pertama, hasil pemungutan suara berakhir imbang setelah kedua kandidat sama-sama mengantongi 30 suara dari peserta Konfercab.
Situasi tersebut memaksa pimpinan sidang melanjutkan proses pemilihan ke putaran kedua sebagai penentu. Pada penghitungan final, Arif Rahman berhasil meraih 32 suara, unggul tipis atas Abdul Aziz yang memperoleh 28 suara. Berdasarkan hasil tersebut, pimpinan sidang secara resmi menetapkan Arif Rahman sebagai Ketua PC GP Ansor Kota Semarang terpilih sesuai dengan mekanisme organisasi.
BACA JUGA:Puncak Konfercab X GP Ansor Batang, M Tolkhah Daniel Pimpin Ansor 2026–2030
BACA JUGA:PC GP Ansor Wonosobo Resmi Dilantik, Fokus Wujudkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Kader
Usai penetapan, Arif Rahman menyampaikan arah dan visi kepemimpinannya yang mengusung tema “Menuju Kemandirian PC GP Ansor Kota Semarang.” Ia menegaskan bahwa konsep kemandirian tidak semata-mata dimaknai sebagai kemandirian finansial, melainkan juga mencakup kemandirian kelembagaan, kekuatan gerakan, serta peningkatan kapasitas kader di seluruh tingkatan.
Menurutnya, PC GP Ansor Kota Semarang harus mampu berdiri kokoh dengan mengandalkan potensi internal organisasi, baik sumber daya manusia maupun jejaring kader yang tersebar di tingkat PAC dan Ranting.
“Kemandirian organisasi adalah fondasi agar Ansor tetap relevan dan kuat menghadapi tantangan zaman,” ujarnya, Senin 5 Januari 2026.
Arif Rahman juga menekankan pentingnya kepemimpinan yang inklusif dan kolaboratif. Ia berkomitmen merangkul seluruh kader tanpa melihat perbedaan pilihan dalam Konfercab.
“Kemenangan ini bukan milik pribadi, melainkan kemenangan seluruh sahabat Ansor. PC harus menjadi rumah bersama yang mempersatukan, bukan memecah belah. Kita akan bergerak bersama PAC dan Ranting untuk saling menguatkan,” tegasnya.
BACA JUGA:Jelang Konfercab X GP Ansor Batang, Ribuan Kader Siap Padati Alun-alun
BACA JUGA:Dinilai Melecehkan Kiai dan Pesantren, LBH GP Ansor Pemalang Kecam Tans7
Selain konsolidasi internal, ia menyatakan akan fokus memperkuat militansi kader berbasis ideologi Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), sekaligus mendorong inovasi program yang adaptif terhadap kebutuhan pemuda di Kota Semarang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

