Protes Dengan Santun, Warga Miri Gelar Doa di Atas Jalan Rusak

Protes Dengan Santun, Warga Miri Gelar Doa di Atas Jalan Rusak

Sejumlah warga saat menggelar doa bersama di jalan rusak berpuluh puluh tahun.--Mukhtarul Hafidh / diswayjateng.id

SRAGEN, diswayjateng.id - Puluhan warga Dukuh Gadek, Desa Gilirejo, Kecamatan Miri, Sragen punya cara tak biasa menyuarakan aspirasi mereka. Minggu pagi (4/1/2026), mereka menggelar doa bersama sekaligus selamatan tepat di jalan rusak yang sudah 10 tahun tak diperbaiki. 

Terlihat situasi di lokasi, suasana khidmat namun penuh keprihatinan. Puluhan warga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua, duduk lesehan berjajar di kedua sisi jalan tanah berbatu yang penuh lubang dan berlumpur. Terlihat juga pohon pisang di tengah jalan sebagai penanda jalan berlubang.

BACA JUGA: Dapur MBG Sragen Berdiri di Samping Kandang Babi Berizin, Kok Bisa !

BACA JUGA: Ketua DPC Gerindra Salatiga Yuliyanto Dukung Wacana Pemilihan Langsung Kepala Daerah oleh DPRD

Seorang pria berdiri seolah memimpin doa. Cuaca mendung saat acara menambah kesan suram. Mencerminkan keluh kesah warga yang sudah lama menderita akibat jalan rusak.

Jalan sepanjang sekitar 800 meter itu menjadi akses utama bagi 250 jiwa dari 60 kepala keluarga di Dusun Gadek menuju pasar, sekolah, puskesmas, hingga ke pusat kabupaten. Kondisinya yang memprihatinkan membuat warga waswas setiap hari.

Dalam setahun terakhir, sudah 11 orang jatuh karena lubang serta bebatuan tajam di jalan tersebut.

"Kami sengaja doa bersama di sini agar Bupati Sragen yang baru, Bapak Sigit Pamungkas, segera memperbaiki jalan ini. Dusun kami paling ujung dan terpencil. Orang luar saja banyak yang takut lewat karena jalannya rusak parah," beber Eko Slamet Riyadi, ketua RT 07 Dusun Gadek.

Sementara itu, Nico Wauran tokoh masyarakat yang mendampingi warga menegaskan, aspirasi perbaikan jalan sudah disampaikan berulang kali ke pemerintah desa.

Tahun lalu sempat ada rencana perbaikan dari desa, tapi ditolak Dinas PU Sragen karena statusnya jalan kabupaten. Makanya kami tuntut langsung ke Pemkab Sragen agar segera bertindak," tegasnya.

Warga Dusun Gadek berjanji terus menyuarakan tuntutannya hingga jalan benar-benar diperbaiki. Bagi mereka, jalan ini bukan sekadar akses, melainkan urat nadi kehidupan sehari-hari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: