Didominasi Kendaraan Pribadi, JSN Catat 1.010.060 Kendaraan Melintas Tol Solo-Ngawi
Ruas Tol Solo-Ngawi. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--
SOLO, diswayjateng.com - PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat sebanyak 1.010.060 kendaraan melintas tol Solo-Ngawi, periode tanggal 18 Desember 2025 hingga H+3 libur Tahun Baru 2026 dan didominasi kendaraan pribadi.
Ada pun, untuk lalu lintas di ruas Tol Solo Ngawi masih didominasi oleh kendaraan pribadi atau Golongan 1.
Direktur Utama PT JSN, Mery Natacha Panjaitan menjelaskan bahwa, peningkatan lalu lintas kendaraan tertinggi terjadi pada H+2 atau tanggal 27 Desember 2025, yakni sebanyak 74.756 kendaraan.
"Selaku pengelola Ruas Jalan Tol Solo-Ngawi, JSN juga mencatat total kendaraan yang menuju ke arah Timur (Surabaya) melalui jalan tol Solo Ngawi mencapai 77.014 kendaraan atau naik 39% dibandingkan kondisi normal yakni 55.425 kendaraan," ungkap Mery.
Dan sebaliknya, lanjut dia, dari arah Barat (Jakarta) tercatat sejumlah 197.325 kendaraan atau naik 43% dibandingkan kondisi normal yakni 138.142 kendaraan.
PT JSN juga mencatat volume lalu lintas transaksi pada periode yang sama di 7 Gerbang Tol (GT) Ruas Solo Ngawi. Masing-masing, GT Bandara Adi Soemarmo tercatat sebanyak 46.719 kendaraan memasuki kota Solo atau naik sebesar 26% dari lalu lintas normal sebanyak 37.067 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Solo tercatat sebanyak 39.280 kendaraan atau naik sebesar 22% dari lalu lintas normal sebanyak 32.169 kendaraan.
Sedangkan, di GT Ngemplak tercatat sebanyak 131.810 kendaraan memasuki kota Solo atau naik sebesar 8% dari lalu lintas normal sebanyak 121.995 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Solo tercatat sebanyak 116.481 kendaraan atau naik sebesar 20% dari lalu lintas normal sebanyak 97.436 kendaraan
Di GT Gondangrejo, tercatat sebanyak 71.241 kendaraan memasuki kota Purwodadi atau naik sebesar 39% dari lalu lintas normal sebanyak 51.353 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Purwodadi tercatat sebanyak 72.427 kendaraan atau naik sebesar 40% dari lalu lintas normal sebanyak 51.836 kendaraan
Ada juga di GT Karanganyar, terdapat 109.302 kendaraan memasuki Karanganyar atau naik sebesar 20% dari lalu lintas normal sebanyak 91.313 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Karanganyar tercatat sebanyak 111.657 kendaraan atau naik sebesar 27% dari lalu lintas normal sebanyak 87.627 kendaraan
Sementara, di GT Sragen tercatat sebanyak 63.318 kendaraan memasuki Sragen atau naik sebesar 26% dari lalu lintas normal sebanyak 50.436 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Sragen tercatat sebanyak 56.676 kendaraan atau naik sebesar 38% dari lalu lintas normal sebanyak 41.204 kendaraan
Di GT Sragen Timur, tercatat sebanyak 28.169 kendaraan memasuki Sragen atau naik sebesar 28% dari lalu lintas normal sebanyak 22.040 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Sragen tercatat sebanyak 35.509 kendaraan atau naik sebesar 24% dari lalu lintas normal sebanyak 28.543 kendaraan
Serta, di GT Ngawi tercatat sebanyak 62.705 kendaraan memasuki Ngawi atau naik sebesar 35% dari lalu lintas normal sebanyak 46.445 kendaraan. Untuk kendaraan yang meninggalkan Ngawi tercatat sebanyak 64.766 kendaraan atau naik sebesar 25% dari lalu lintas normal sebanyak 51.694 kendaraan
"JSN telah mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas dengan mengoptimalkan layanan operasional di seluruh ruas Jalan Tol Solo-Ngawi seperti penambahan Petugas untuk mempercepat pelayanan transaksi di Gerbang Tol," paparnya.
Selama periode Nataru, PT JSN juga meningkatkan koordinasi dengan kepolisian, serta seluruh service provider untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
JSN juga mengaktifkan Gardu Oblique Approach Booth (OAB), serta penambahan petugas layanan pengaturan area parkir dan kebersihan toilet di rest area sepanjang ruas Solo Ngawi.
Selain itu, kesiapan sarana dan prasarana, termasuk rest area, layanan derek, dan fasilitas informasi lalu lintas, terus disiapkan selama 24 jam.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: