Ayah Pendaki Hilang Turun ke Jurang dengan Alat Seadanya: “Saya Babati Semak, Saya Panggil Namanya”
Dhani Ruman, saat berangkat menyusuri lereng Gunung Slamet mencari anaknya yang tersesat--Mukhtarom
PEMALANG, diswayjateng.com - Upaya pencarian pendaki muda asal Magelang, Syafiq Ridhan Ali Razan, yang hilang di Gunung Slamet tak hanya dilakukan tim SAR dan relawan. Dhani Rusman, ayahnya Syafiq Ali, dengan persiapan seadanya memilih ikut turun langsung ke medan berbahaya menyusuri hutan belantara lereng Gunung Slamet, demi menemukan putra tercintanya.
Dhani menceritakan bagaimana dirinya memutuskan terjun langsung ke area pencarian setelah menerima informasi terakhir keberadaan sang anak. Dhani berangkat bersama para relawan dari Posko Jayadipa, di Pulosari, Pemalang pada Sabtu, 2 Januari 2026. Awalnya, Dhani berencana naik hingga Pos 9. Namun kondisi fisik dan informasi lapangan membuat rencana itu berubah.
“Rencananya memang mau sampai ke Pos 9. Tetapi mengingat kondisi, kemungkinan kalau sampai atas itu kecapekan,” ujar Dani.
Informasi yang diterimanya menyebutkan, posisi Syafiq Ali berada di rentang Pos 4 hingga Pos 5, bahkan disebut sempat terlihat di sekitar Pos 3 dan Pos 4. Saat Dhani mencapai Pos 3, ia mendapat kabar yang membuatnya semakin cemas. Anaknya diduga sudah keluar dari jalur pendakian. “Di Pos 3 itu terinformasi bahwa posisi anak saya itu tidak berada di jalur yang biasa dilewati. Sudah keluar dari jalur,” tuturnya.
Syafiq Ali diduga berada di area berbahaya, dekat aliran air dan jurang, tertutup semak belukar. Tanpa membawa peralatan khusus seperti arit atau golok, Dani memutuskan turun langsung ke area tersebut. “Posisinya ada di pinggir sungai, pinggir jurang, di semak-semak. Makanya saya kemarin memutuskan langsung terjun ke bawah dan membabati pohon-pohon dan semak belukar,” katanya.
Dengan hanya berbekal tongkat, Dani menyisir medan licin penuh duri dan jurang. Meski menyadari risiko keselamatan, semangatnya untuk menemukan sang anak tak surut. Dalam video dokumentasinya, Dhani membabat semak belukar sambil memanggil-manggil nama anaknya "Ali, Ali, pulang, nak".
"Saya cari sambil memanggil anak saya. Tapi anak saya tidak ada sahutan jawaban,” ujar Dani lirih.
Dengan persiapan yang sangat minim, Dhani menggunakan tongkat. Tapi itu tidak mengalahkan semangatnya untuk terus mencari anaknya yang belum ditemukan. Di tengah pencarian, Dhani mengaku nyaris terperosok ke jurang karena pijakan yang rapuh. Ia pun harus mencari jalur alternatif demi keselamatannya sendiri.
Dalam kondisi itu, ia berkoordinasi dengan Basarnas agar pencarian bisa dilakukan secara terpadu. Hingga sekitar pukul 14.00 WIB, pencarian terus dilakukan. Namun kondisi fisik Dhani mulai menurun. Ia belum makan siang dan kelelahan mulai terasa. Demi keselamatan, tim SAR meminta Dani untuk beristirahat.
“Akhirnya saya naik lagi ke Pos 3 untuk sekadar istirahat,” katanya.
Tak lama kemudian, warga setempat dengan kearifan lokalnya turun tangan membantu. Mereka melanjutkan penyisiran di area yang sebelumnya sudah dijangkau Dhani. Atas permintaan warga dan demi keselamatan, Dhani akhirnya kembali ke basecamp. “Saya terima kasih sekali buat warga sini yang begitu solid, begitu perhatian, bantuannya luar biasa, baik moril maupun materiil,” ucap Dani. Pencarian terhadap Ali hingga kini masih terus dilakukan. Kedua orang tua Syafiq Ridhan Ali Razan, masih terus menunggu kabar anaknya. Mereka sementada berasa di rumah warga dekat Posko Jayadipa, Pemalang.
Syafiq Ridhan Ali Razan mendaki Gunung Slamet bersama rekannya Himawan pada Sabtu 27 Desember 2025, pukul 23.00 secara tektok (langsung turun tanpa menginap), namun di tengah perjalanan turun, Himawan tergelincir kakinya yang membuatnya sakit. Syafiq Ali pergi meninggalkan Himawan di sekitar Pos 9 atau Plawangan, untuk mencari bantuan. Namun hingga saat ini Syafiq Ali dinyatakan hilang dan belum diketemukan oleh Tim Sar dan relawan gabungan. Sementara itu Himawan dievakuasi oleh Tim Sar Posko Dipajaya pada Selasa, 30 Desember 2025, di sekitar Pos 9 Gunung Slamet.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: