Ruqyah Rutan Pekalongan Jadi Terobosan Spiritual, 44 Warga Binaan Nangis Bareng

Ruqyah Rutan Pekalongan Jadi Terobosan Spiritual, 44 Warga Binaan Nangis Bareng

Prosesi ruqyah di Rutan Kelas II A Pekalongan pada Jumat 26 Desember 2025.-Disway Jateng/Bakti Buwono-

PEKALONGAN, diswayjateng.com - Ruqyah Rutan PEKALONGAN untuk pertama kalinya digelar sejak rumah tahanan ini berdiri dan langsung menyedot perhatian karena menyentuh sisi batin warga binaan.

Kegiatan itu dilaksanakan di Masjid Baabuttaubah Rutan Kelas IIA Pekalongan pada Jumat, 26 Desember, dengan suasana khusyuk dan tertib.  

"Sebanyak 44 warga binaan mengikuti kegiatan Ruqyah Rutan Pekalongan sebagai ikhtiar pembinaan mental dan spiritual yang berbeda dari program sebelumnya," kata Karutan Pekalongan, Nanang Adi Susanto, Jumat 26 Desember 2025.  

Kegiatan Ruqyah Rutan Pekalongan ini dibimbing langsung oleh Ustaz M. Fahmi Amalah selaku Ketua Keluarga Besar Ruqyah Aswaja PC Pekalongan.  

BACA JUGA: PT Tirta Utama Jateng Siaga Air Bersih di Libur Nataru 2025, Dirut Cek SPAM Pekalongan

BACA JUGA: RSUD Bendan Kota Pekalongan Cari Dua Dokter Spesialis, Apa Saja?

Ruqyah Rutan Pekalongan secara resmi dibuka oleh Kepala Rutan Kelas IIA Pekalongan, Nanang Adi Susanto.  

Karutan Pekalongan, menyebut Ruqyah Rutan sebagai ikhtiar batin untuk melengkapi pembinaan fisik dan disiplin.  

“Harapannya dengan adanya ruqyah ini ada perubahan perilaku warga binaan ke arah yang lebih baik,” ujar Nanang Adi Susanto.

Menurut Nanang, Ruqyah Rutan baru pertama kali digelar sejak Rutan Kelas IIA Pekalongan berdiri. 

BACA JUGA: Jelang Libur Panjang, Disdik Kota Pekalongan Minta Siswa Tanggap Bencana Rob dan Banjir

BACA JUGA: Polres Pekalongan Kota Amankan Lebih dari 100 Motor Balap Liar di Exit Tol Setono

Nanang menegaskan bahwa Ruqyah Rutan masih diikuti sebagian warga binaan sebagai tahap awal. “Ini baru sebagian dulu, semoga hasilnya baik dan memberi manfaat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keberlanjutan Ruqyah Rutan Pekalongan akan sangat bergantung pada dampak nyata yang dirasakan warga binaan. “Kalau ada perubahan perilaku yang positif, ke depan kegiatan ini akan kami lanjutkan,” tegasnya.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait