Libur Nataru, Pemkot Semarang Pastikan Parkir dan Lalu Lintas Kawasan Wisata Terkendali
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti pastikan perayaan Nataru parkir terkendali.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan
SEMARANG, Diswayjateng.com – Pemerintah Kota SEMARANG memastikan pengelolaan parkir dan pengaturan lalu lintas di kawasan wisata serta pusat keramaian berjalan terkendali selama periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan sekaligus menjaga kenyamanan masyarakat dan wisatawan.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang telah mendapat instruksi untuk melakukan pengawasan dan pengendalian lalu lintas secara terpadu dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
“Dishub kami arahkan untuk melakukan pengawasan dan pengendalian di lapangan secara terkoordinasi, khususnya bersama jajaran Polsek setempat dan Satlantas Polrestabes Semarang,” kata Agustina kepada Diswayjateng.id Rabu, 24 Desember 2025.
Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam mengurai potensi kepadatan kendaraan yang kerap terjadi saat libur panjang Nataru, terutama di kawasan wisata favorit.
BACA JUGA:Semarang Absen Pesta Kembang Api Tahun Baru 2026, Fokus Solidaritas untuk Aceh dan Sumatra
BACA JUGA:Libur Nataru, Layanan Kesehatan untuk Peserta JKN Tetap On!
Selain penempatan petugas di lapangan, Dishub Kota Semarang juga menyiapkan sarana pendukung, seperti rambu portabel untuk mengarahkan pengendara ke lokasi parkir terdekat serta pendirian posko terpadu pelayanan parkir di sejumlah titik strategis.
“Kami menyiapkan rambu portabel dan posko terpadu, terutama di kawasan wisata dan pusat keramaian, agar pengguna jasa parkir mendapatkan pelayanan yang optimal,” ujarnya.
Sejumlah lokasi ditetapkan sebagai prioritas pengaturan parkir dan rekayasa lalu lintas, di antaranya Jalan Pandanaran, Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Kota Lama, Goa Kreo, kawasan kuliner Simpang Lima pada malam hari, serta Taman Indonesia Kaya.
Untuk mendukung pengelolaan parkir, Pemkot Semarang menyiapkan berbagai kantong parkir alternatif, baik di tepi jalan umum maupun melalui kerja sama dengan pengelola parkir off street.
Beberapa lokasi yang disiapkan antara lain parkir ruko Jalan Pandanaran, Museum Mandala Bhakti, Gedung Dinas Kesehatan Kota Semarang, off street parking Jalan Simpang Lawang Sewu, Metro Point dan DMZ Kota Lama, off street parking Jalan Sendowo, basement Pasar Bulu, hingga area parkir Balai Kota Semarang.
BACA JUGA:Belum Terjadi Lonjakan, Mobilitas Libur Nataru di Jawa Tengah Masih Normal
BACA JUGA:Libur Nataru 2025/2026, Pemkot Semarang Pastikan Akses Layanan Kesehatan Tetap Aman dan Responsif
“Pemanfaatan lokasi parkir dilakukan secara maksimal untuk mencegah penumpukan kendaraan di titik-titik rawan,” jelas Agustina.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: