PT Tirta Utama Jateng Siaga Air Bersih di Libur Nataru 2025, Dirut Cek SPAM Pekalongan
Jajaran manajemen PT Tirta Utama Jateng saat mengecek SPAM Krompeng Pekalongan-ist-
PEKALONGAN, diswayjateng.com - Direktur Utama PT Tirta Utama (Perseroda) Jawa Tengah, Aji Setya Budi memastikan pasokan air bersih aman selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Hal itu disampaikan Aji Setya Budi bersama jajaran manajemen di sela sela peninjauan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Krompeng di Kecamatan Talun, Kabupaten Pekalongan
Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh proses produksi dan distribusi air baku berjalan optimal, terutama untuk melayani wilayah strategis Pantura Jawa Tengah seperti Kabupaten Batang, Kabupaten Pekalongan, dan Kota Pekalongan.
“Menjelang libur Nataru, kebutuhan air bersih masyarakat biasanya meningkat. Karena itu, kami ingin memastikan seluruh sistem produksi dan distribusi air berjalan optimal dan aman,” ujar Aji Setya Budi, Rabu 24 Desember 2025 kemarin.
BACA JUGA: Cek Pospam, Bupati dan Kapolres Pekalongan Pastikan Nataru Aman
BACA JUGA: RSUD Bendan Kota Pekalongan Cari Dua Dokter Spesialis, Apa Saja?
SPAM Krompeng sendiri memegang peran vital dalam menopang kehidupan sehari-hari masyarakat Pantura.
Instalasi ini memiliki kapasitas produksi sekitar 200 liter per detik yang dialirkan ke tiga wilayah sekaligus: Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, dan Kabupaten Batang.
Dalam kondisi libur panjang, lonjakan konsumsi air menjadi keniscayaan. Hotel, rumah makan, tempat ibadah, hingga rumah tangga mengalami peningkatan aktivitas, yang semuanya bergantung pada kelancaran suplai air bersih.
Karena itu, PT Tirta Utama tak hanya memeriksa kesiapan produksi. Distribusi air dan kesiapsiagaan petugas lapangan juga menjadi perhatian utama.
BACA JUGA: Jelang Libur Panjang, Disdik Kota Pekalongan Minta Siswa Tanggap Bencana Rob dan Banjir
BACA JUGA: Polres Pekalongan Kota Amankan Lebih dari 100 Motor Balap Liar di Exit Tol Setono
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan, mulai dari cuaca ekstrem hingga gangguan teknis yang kerap muncul tanpa aba-aba.
“Kami ingin memastikan bahwa tidak ada celah yang bisa mengganggu pelayanan kepada masyarakat, terutama di momen libur panjang seperti ini,” kata Aji.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: