Siap Hadapi Nataru 2025/2026, Pintu Keluar Terminal Tingkir Tipe A Salatiga Sudah Dapat Dilakui Bus AKAP-AKDP

Siap Hadapi Nataru 2025/2026, Pintu Keluar Terminal Tingkir Tipe A Salatiga Sudah Dapat Dilakui Bus AKAP-AKDP

SIAP DIFUNGSIKAN : Pintu keluar Terminal Tipe A Tingkir Salatiga sudah dapat difungsikan kembali dan dilalui bus AKAP/ AKDP mulai Senin 16 Desember 2025. Foto : Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.com - Mulai hari ini, Selasa 16 Desember 2025, pintu keluar Terminal Tipe A Tingkir Salatiga sudah dapat difungsikam kembali dan dilalui bus AKAP/ AKDP. 

Hal ini disampaikan Kepala Terminal Tipe A Tingkir Salatiga Vicky Chandra Yanuar saat melakukan persiapan pengaktifan kembali pintu keluar Terminal Tipe A Tingkir Salatiga bersama sejumlah stafnya. 

Disampaikan Vicky, selama kurang lebih 1,5 bulan sebagian kawasan Terminal Tipe A Tingkir Salatiga ditutup karena adanya perbaikan infrastruktur jalan sepanjang kurang lebih 500 meter.

Sebelumnya, Vicky telah melaporkan kepada Balai Pengelola Transportasi Darat (BOYD) Kelas I Jawa Tengah (yang merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan).

Hal ini juga dilaporkan Kementerian Perhubungan RI terkait kondisi infrastruktur jalan yang rusak, sebagai salah satu sarana prasarana (Sarpras) vital di lingkungan Terminal Tipe A Tingkir Salatiga. 

Penyebabnya, infrastruktur jalan yang ada di dalam lingkungan Terminal mengalami pengelupasan aspal usai dibangun dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada Rabu, 13 Desember 2023 lalu. 

"Alhamdulillah, laporan kita ke BPTD Kelas I Jawa Tengah dan Kementerian Perhubungan memperbaiki sarana prasarana (Sarpras) di lingkungan Terminal Tipe A Tingkir Salatiga telah ditindaklanjuti," kata Vicky. 



Hasilnya, insfrastruktur jalan di dalam Terminal Tipe A Tingkir Salatiga sepanjang 500 meter saat ini dalam kondisi telah cor benton rigid. 

Cor beton rigid (rigid pavement) merupakan konstruksi perkerasan yang menggunakan pelat beton semen tebal sebagai lapisan utama. 

Langkah cor beton rigid digunakan di kawasan Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, berfungsi menyalurkan beban berat ke tanah dasar secara merata dan kuat sekelas yang ada di Jalan Tol, kawasan Bandara untuk lepas kandas pesawat baiknya Pesawat Komersial atau pun Pesawat Tempur, hingga yang ada di kawasan pelabuhan, serta area industri. 

"Selama 1,5 bulan ini, proyek perbaikan jalan di dalam Terminal Tipe A Tingkir Salatiga dilakukan perbaikan dengan di cor benton rigid, mulai dari titik tengah hingga pintu keluar Terminal," paparnya. 

Sedangkan, untuk kondisi pintu masuk Terminal Tipe A Tingkir Salatiga saat ini diakuinya masih dalam kondisi lama yakni aspal yang menggelupas, retak hingga berlobang. 

Namun, Vicky menegaskan, ia telah mengupayakan untuk meratakannya jalan yang berlobang agar tetap nyaman saat dilalui bus AKAP dan AKDP. 

"Harapannya, tahun depan Kementrian Perhubungan dan BPTD Kelas I Jawa Tengah menganggarkan kembali untuk perbaikan lanjutan," imbuhnya. 



Perbaikan infrastruktur jalan di kawasan dalam Terminal Tipe A Tingkir Salatiga, diakui Vicky, buntut keluhan awak bus baik AKAP ataupun AKDP serta penumpang dan paguyuban di Terminal Tipe A Tingkir Salatiga terkait kondisi jalan di lingkungan terminal yang berdebu serta membuat tidak nyaman lantaran aspal mengelupas dan berlobang. 

"Alhamdulillah, per tanggal 16 Desember 2025, operasional Tingkir Tipe A Tingkir Salatiga sudah dapat kembali normal," tandasnya. 

Harapannya, dengan perbaikan infrastruktur jalan di lingkungan Terminal Tipe A Tingkir Salatiga menggunakan APBN itu semakin mempermudah dan membuat nyaman awak bus, penumpang hingga Paguyuban dalam memanfaatkan fasilitas di dalam Terminal. 

Sebagai informasi, perbaikan infrastruktur jalan di kawasan dalam Terminal Tipe A Tingkir Salatiga semestinya dikerjakan 1,5 bulan sesuai kontraknya atau mulai 3 November hingga 19 Desember 2025. 

Namun, pihak pelaksana atau kontraktor pemenang lelang dapat lebih cepat dari kontrak kerja. 



Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: