Dinsos Kabupaten Tegal Hadiri Pertemuan TIM TPPS Percepatan Penurunan Stunting ‎

Dinsos Kabupaten Tegal Hadiri Pertemuan TIM TPPS Percepatan Penurunan Stunting ‎

DUKUNG - Dinsos mendukung program percepatan penurunan stunting.Foto: Hermas Purwadi/diswayjateng.id ‎--

SLAWI, diswayjateng.id - Bertempat  di ruang rapat sekretaris daerah. Dinas Sosial Kabupaten Tegal menghadiri pertemuan  tim TPPS percepatan pencegahan dan penurunan stunting dengan Tanoto Foundation.

‎Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tegal Iwan Kurniawan melalui Kabid Linjamsos dan Kebencanaan M Agus Fauzan menyatakan, dalam sosialisasi kali ini. Tanoto Foundation mengupas program  percepatan pencegahan dan penurunan stunting 2.0 yang merupakan bagian dari inisiatif SIGAP (Siap Generasi Anak Berprestasi).
‎"Tujuannya untuk mempersiapkan generasi masa depan Indonesia dengan memastikan anak-anak tumbuh optimal, terutama pada fase kritis 1000 Hari Pertama Kehidupan," ujarnya, kamis (28/8/2025).



‎Melalui kolaborasi di tingkat daerah,  program ini fokus pada perubahan perilaku masyarakat terkait pola asuh, gizi dan kebersihan. Serta dukungan kebijakan pemerintah daerah untuk mengatasi penyebab stunting dan meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.

BACA JUGA:Siswi SMK Al Irsyad Kota Tegal Diedukasi Pencegahan Stunting

BACA JUGA:Intervensi Gizi, Kunci Masa Depan Anak Bebas Stunting ‎

‎Tujuan utama program ini,  diantaranya  meningkatkan kualitas pengembangan anak usia dini. Dimana program ini  dirancang untuk memastikan anak 0-6 tahun tumbuh dan berkembang sesuai tahapan usianya. "Serta siap untuk pendidikan dasar," cetusnya.

‎Selebihnya, mengatasi akar masalah  stunting dengan mengedukasi dan mengubah perilaku masyarakat mengenai pola makan, pola asuh serta kebersihan dan kesehatan.
‎Termasuk mendukung kebijakan pemerintah dengan memberikan pendampingan kepada pemerintah dalam pengembangan strategi dan kebijakan percepatan pencegahan stunting di tingkat daerah.

‎Pendekatan program dilakukan dengan keterlibatan multi level. Dimana program ini dilakukan ditingkat nasional melalui advokasi kebijakan, sub nasional melalui pendampingan kabupaten dan kota. "Serta komunitas untuk peningkatan kesadaran masyarakat," ungkapnya.

‎Program menekankan pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam hal nutrisi, pengasuhan, dan kebiasaan bersih hidup untuk mencegah stunting.  Program ini  tidak hanya fokus pada aspek kesehatan tetapi juga pada aspek pendidikan dan pengembangan anak usia dini secara keseluruhan. (adv)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait