PMI Kabupaten Tegal Salurkan 236.000 Liter Air Bersih ‎

PMI Kabupaten Tegal Salurkan 236.000 Liter Air Bersih ‎

AIR BERSIH - Sejumlah warga antre bantuan air bersih yang didistribusikan PMI Kabupaten Tegal di Desa Dermasuci.Foto: Yeri Noveli/diswayjateng.id ‎--

SLAWI, diswayjateng.id – Musim kemarau mulai berdampak pada ketersediaan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Tegal. Menyikapi kondisi tersebut, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal menyalurkan bantuan air bersih ke enam desa di lima kecamatan yang mengalami krisis.

‎Total air bersih yang telah digelontorkan PMI mencapai 236.000 liter atau setara 42 tangki. Setiap tangki membawa antara 4.000 hingga 6.000 liter air bersih. Bantuan tersebut merupakan distribusi hingga hari ke-17 pada Kamis (7/8//2025) pukul 08.15 WIB.

‎Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI Sunarto mengatakan, data terbaru mencatat bantuan tersebut telah menjangkau 3.992 kepala keluarga atau sekitar 14.601 jiwa, yang terdiri dari 6.719 laki-laki dan 7.882 perempuan.

‎“Warga yang kami bantu tersebar di enam desa yang ada di lima kecamatan. Distribusi air dilakukan setiap hari sesuai dengan kebutuhan dan permintaan dari pemerintah desa setempat,” ujar Sunarto.

BACA JUGA:PMI Kabupaten Tegal Bantu Korban Angin Kencang di Desa Randusari

BACA JUGA:PMI Kabupaten Tegal Gelar Pelatihan Teknik Penyelamatan Vertikal dengan Basarnas Pemalang

‎Dia menyebut di Desa Penujah, Kecamatan Kedungbanteng sebanyak 6 tangki (36.000 liter). Di Desa Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu 10 tangki (52.000 liter).

‎Di Desa Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu 9 tangki (64.000 liter). Di Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang 7 tangki (40.000 liter). Di Desa Purwahamba, Kecamatan Suradadi 6 tangki (32.000 liter). Desa Dermasuci, Kecamatan Pangkah 2 tangki (12.000 liter)

‎Sunarto juga mengimbau masyarakat yang kesulitan air bersih agar segera melapor melalui pemerintah desa untuk mendapatkan bantuan dari PMI.

‎Kepala Desa Dermasuci, Mulyanto, membenarkan kondisi krisis air yang tengah melanda warganya. Ia mengatakan, banyak sumur warga yang mengering, sehingga sebagian terpaksa menggunakan air sungai, bahkan membeli air isi ulang.

BACA JUGA:PMI Kabupaten Tegal Bantu untuk Keluarga Korban Kecelakaan Kerja

BACA JUGA:Relawan PMI Kabupaten Tegal Ikuti Latgab di Pantai Sigandu Batang

‎“Warga yang tidak mampu terpaksa mencari air bersih ke hutan atau sumber mata air yang jauh. Tapi sekarang banyak sungai juga sudah kering,” ungkapnya prihatin.

‎PMI Kabupaten Tegal berkomitmen untuk terus menyalurkan bantuan air bersih selama musim kemarau berlangsung, terutama ke daerah-daerah yang dilaporkan mengalami kekeringan parah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait