BTN Gandeng OJK Edukasi Ratusan UMKM soal Literasi Keuangan Digital

BTN Gandeng OJK Edukasi Ratusan UMKM soal Literasi Keuangan Digital

EDUKASI - PT BTN saat melakukan edukasi yang bertema Digital Financial Literacy dengan menyasar pelaku UMKM yang digelar di Lasnur Convention Hall, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Tegal.Foto: Yeri Noveli/diswayjateng.id ‎--

SLAWI, diswayjateng id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menunjukkan komitmennya dalam mendukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).

Edukasi bertema Digital Financial Literacy ini menyasar ratusan pelaku UMKM dan digelar di Lasnur Convention Hall, Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Tegal.

‎Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, dan Direktur Operations BTN, I Nyoman Sugiri Yasa.

‎Dalam sambutannya, I Nyoman Sugiri Yasa menegaskan, BTN hadir sebagai mitra keuangan yang terus aktif memberikan edukasi produk dan jasa keuangan kepada masyarakat, terutama UMKM.

BACA JUGA:BNI Berdayakan Perempuan Disabilitas melalui Rumah BUMN Bekasi

BACA JUGA:Rejeki wondr BNI Bagikan Chery J6 hingga Mercedes Benz

‎“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan BTN dalam memberikan edukasi mengenai layanan keuangan yang legal dan aman,” ujarnya.

‎Nyoman juga menyampaikan, BTN terus mendorong pelayanan keuangan yang aman, baik di tingkat cabang maupun pusat. Ia mengingatkan bahwa BTN merupakan bank yang fokus pada sektor perumahan atau Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Sejak 1976, BTN telah menyalurkan pembiayaan lebih dari 5,7 juta unit rumah.

‎“Presiden RI memiliki program subsidi perumahan dengan target 350 ribu unit KPR. Kami berharap BTN bisa menyerap hingga 220 ribu unit,” ujarnya.

‎Tak hanya itu, BTN juga memperkenalkan layanan digital Bale by BTN yang dirancang untuk meningkatkan keamanan dan kemudahan transaksi keuangan masyarakat.

BACA JUGA:Tabungan Nasabah Premium BNI Naik 16% di Kuartal I-2025

BACA JUGA:BNI Salurkan Rp14,3 Triliun KUR ke Sektor Pangan, Dorong Swasembada dan Ketahanan Pangan Nasional

“Lewat aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses layanan keuangan digital secara mudah dan aman,” ucapnya.

‎Sementara itu, Friderica Widyasari Dewi dari OJK menegaskan pentingnya literasi keuangan digital di era sekarang, khususnya bagi masyarakat pedesaan dan pelaku UMKM.

‎“Literasi keuangan bukan sekadar tahu, tapi mampu menggunakan dan mengelola produk keuangan dengan benar. Ini penting agar masyarakat tidak mudah tertipu oleh investasi bodong atau penipuan berkedok keuangan lainnya,” tandasnya.

‎Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Tegal, khususnya pelaku UMKM, semakin bijak dan cerdas dalam menggunakan layanan keuangan digital.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait