Tiga Siswi SD Diperdaya Pria Paruh Baya, Orangtuanya Lapor ke Polres Batang

Tiga Siswi SD Diperdaya Pria Paruh Baya, Orangtuanya Lapor ke Polres Batang

Ilustrasi korban pencabulan.----

BATANG, diswayjateng.id - Kasus dugaan tindakan asusila atau pencabulan pada tiga anak di bawah umur terjadi di Kabupaten BATANG.

Para orangtua korban langsung mengadukan peristiwa itu ke Kepolisian Resor (Polres) Batang.

Tiga Korban baru berusia SD menjadi korban tindak asusila seorang pria paruh baya di tempat mengaji.

"Awalnya saya tahu dari cerita anak saya, katanya gak mau ngaji lagi karena najis sudah di pegang-pegang,"kata seorang ibu korban berinisial W saat ditemui di Polres Batang, Jumat sore 13 Juni 2025.

BACA JUGA: Pakai Trik Klasik, Residivis Curi Motor Guru Pakai Kunci Y, Langsung Dibekuk Polres Batang

BACA JUGA: Kapolda Jateng Resmikan SPKT Polres Batang: Jangan Lagi Ada Puntung Rokok !

W bercerita awalnya tidak begitu mengerti cerita anaknya dan tetap membujuknya untuk mengaji.

Dirinya awalnya hanya beranggapan pria yang merupakan tetangganya hanya sekadar menyentuh anaknya karena gemas dan sebagainya.

Hingga suatu hari, kampungnya geger karena ternyata ada tiga anak perempuan yang nasibnya seperti anaknya.

W pun kembali bertanya pada anaknya dan mendapat pengakuan bahwa pipi anak perempuannya itu dicium lalu bagian sensitif anaknya juga dipegang.

BACA JUGA: Polres Batang Amankan 7 Remaja Dicurigai Akan Tawuran, Panggil Orangtua

BACA JUGA: Tiga Anak di Batang jadi Korban Predator Media Sosial, Polres Batang Bekuk Para Pelaku

Tidak hanya itu terduga pelaku kemudian memberi uang Rp5 ribu pada anaknya.

"Peristiwa itu tertangkap CCTV di tempat pengajian yang lokasinya di sebelah masjid. Jadi ada buktinya, Tapi yang ada rekamannya cuma anak saya, lainnya tidak tertangkap cctv,"jelasnya pakai bahasa jawa.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: