Akhir Polemik Kredit Ganda, BRI Batang dan Nasabah Pastikan Hanya Salah Paham

Akhir Polemik Kredit Ganda, BRI Batang dan Nasabah Pastikan Hanya Salah Paham

Kepala BRI Cabang Batang Bambang Parulian bersama kuasa hukum nasabah dugaan kredit ganda berdamai, Kamis malam 13 Juni 2025--IST

BATANG, diswayjateng.id - Polemik soal dugaan kredit ganda dan pelelangan agunan yang sempat bikin gaduh di BATANG akhirnya menemukan ujung terang.

Setelah sempat ramai dibicarakan, pihak BRI Batang dan perwakilan nasabah sepakat bahwa persoalan ini murni disebabkan oleh miskomunikasi teknis.

Dalam pertemuan terbuka yang berlangsung hangat, kedua belah pihak menyampaikan klarifikasi mendalam dan sepakat bahwa tidak ada pelanggaran prosedural.

Didik Pramono, kuasa hukum para nasabah, menegaskan bahwa setelah dilakukan penelusuran bersama, semua kekhawatiran terjawab secara tuntas.

BACA JUGA: Nasabah Korban Kredit Ganda Datangi Kantor Cabang, Ini Jawaban BRI Batang

BACA JUGA: BRI Batang Berkurban Rp150 Juta, Salurkan 2 Sapi dan 25 Kambing di Idul Adha 2025

"Kami tegaskan, ini hanya kesalahpahaman teknis, bukan pelanggaran. Sekarang sudah jelas, semua pihak menerima, dan penyelesaian administratif tinggal dirampungkan," kata Didik usai pertemuan, Kamis malam 13 Juni 2025.

Pernyataan ini diperkuat oleh Kepala Cabang BRI Batang, Bambang Parulian, yang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

"Kami tidak pernah mengabaikan hak nasabah. Jika ada hal yang belum sesuai, kami segera evaluasi dan benahi. Ini murni kekeliruan komunikasi, bukan kesengajaan,"* ujar Bambang.

Pihak BRI Batang menyatakan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar kejadian serupa tak terulang.

BACA JUGA: Berprestasi, Dua Atlet Panjat Tebing Asal Batang Siap Guncang Kejurnas 2025

BACA JUGA: Rp11,4 M Proyek Jalan dan Jembatan, DPUPR Batang: Subah-Kedawung Hampir Rampung, Pasekaran-Menguneng 100%

Evaluasi internal pun langsung dijalankan sebagai langkah korektif menyeluruh terhadap sistem dokumentasi dan komunikasi dengan nasabah.

Menurut Didik, setelah dokumen dan alur pinjaman ditelusuri satu per satu, dugaan kredit ganda yang sempat membuat resah akhirnya terbantahkan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait