One Way di Sejumlah Ruas Tol Saat Mudik Lebaran 2025, Pemudik Dapat Diskon 20%

One Way di Sejumlah Ruas Tol Saat Mudik Lebaran 2025, Pemudik Dapat Diskon 20%

One Way di Sejumlah Ruas Tol Saat Mudik Lebaran 2025, Pemudik Dapat Diskon 20%-Istimewa-

Polri dan Kemenhub masih melakukan perhitungan terkait prediksi lonjakan pemudik tahun ini. 

Namun, peningkatan arus mudik dipastikan terjadi, sehingga skenario darurat untuk menghadapi cuaca ekstrem dan kendala lainnya telah dipersiapkan.

BACA JUGA:49 Persen, Truk Jadi Kendaraan Terlibat Kecelakaaan Paling Tinggi di Jalan Tol

BACA JUGA:Jasa Marga Optimis, Proyek Strategis Jalan Tol Jogja-Bawen dan Jogja-Solo Selesai Sesuai Target

Jalan Tol Solo-Ngawi  

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) selaku pengelola Ruas Jalan Tol Solo-Ngawi mendukung operasi penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL) dan Overspeed. Lokasi yang menjadi sasaran utama operasi ini adalah Rest Area KM 519 B Ruas Jalan Tol Solo-Ngawi.

Operasi penertiban ini bekerjasama dengan Direktorat Perhubungan Darat Kabupaten Sragen serta Patroli Jalan Raya (PJR) Jateng 7 Detasemen Polisi Militer Kabupaten Sragen pada Kamis, 20 Februari 2025 di Ruas Jalan Tol Solo-Ngawi.

Dalam Operasi ODOL dan Overspeed ini, beberapa kendaraan besar terdeteksi melanggar batas kapasitas berat (over load) dan tidak memiliki dokumen kendaraan yang lengkap. Sehingga pihak Kepolisian melakukan penindakan berupa tilang.

Penindakan juga diterapkan pada kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan dokumen dan uji laik jalan.

BACA JUGA:Kesiapan Jalur Fungsional Nataru, Menteri PU RI Tinjau Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan

BACA JUGA:Suzuki Ertiga Oleng Tabrak Hino Elf di Ruas Jalan Tol Batang-Semarang, Kedua Kendaraan Terguling

Selain itu, beberapa kendaraan lainnya kedapatan melaju melebihi batas kecepatan dengan toleransi maksimal 120 km/jam, dan pengemudi yang melanggar diberikan sanksi berupa himbauan serta peringatan untuk meningkatkan kesadaran terhadap keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan berlangsung akhir pekan lalu itu, guna meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol. "Serta, meningkatkan keselamatan berlalu lintas serta menjaga kualitas jalan khususnya Ruas Jalan Tol Solo-Ngawi," kata Mery Natacha Panjaitan Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi.

Ia mengungkapkan, operasi penertiban ODOL dan Overspeed memiliki target utama pada kendaraan besar. Khususnya, yang melanggar atau menertibkan kendaraan yang melebihi kapasitas dimensi dan berat yang telah diterapkan.

"Termasuk kendaraan yang melaju melebihi batas kecepatan yang ditentukan, mengurangi angka kecelakaan, meningkatkan kedisiplinan para pengemudi di jalan tol, meminimalisir kerusakan konstruksi dan pemeliharaan jalan tol, serta mengkampanyekan keselamatan," terangnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: