Usai Pelantikan, Foto Presiden dan Wakil Presiden Banyak Diburu Warga

Usai Pelantikan, Foto Presiden dan Wakil Presiden Banyak Diburu Warga

Satiman (65) menjual foto Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029 di jalan KH Agus Salim, Kota Semarang, Senin, 21 Oktober 2024. Satiman mengaku penjualan foto Presiden dan Wakil Presiden ini bayak diburu warga.--Wahyu sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id - Usai pelantikan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka pada Minggu, 20 Oktober 2024 kemarin fotonya sudah banyak diburu warga.

Stok foto Presiden dan Wakil Presiden masa periode 2024-2029 yang masih sedikit membuat para pedagang kualahan melayani pembeli untuk dipasang di sekolah dan perkantoran.

Satiman (65), salah satu pedagang di pinggir jalan KH Agus Salim, mengaku hanya coba-coba saja tapi banyak pengendara yang membeli dan akhirnya kualahan karena stok menipis.

"saya hanya coba-coba saja, karena saya fokusnya di juru kunci. Tapi malah banyak yang membeli, bahkan kemarin habis pelantikan langsung diborong 60 pasang," ujarnya kepada wartawan diswayjateng.id, Senin, 21 Oktober 2024.

BACA JUGA:Barengi Pelantikan Presiden, Pengusaha Galangan Pekalongan Luncurkan Proyek Kapal Tongkang dan Tug Boat

BACA JUGA:Melestarikan Cagar Budaya Kereta Api, KAI Daop 4 Semarang bersama Komunitas IRPS Laksanakan Preservasi

Ia menambahkan, sebanyak 60 pasang foto Presiden dan Wakil Presiden ini dibeli di pasar Yaik, dan tidak sampai satu hari langsung habis. 

"Saya diuntungkan karena jualan dipinggir jalan, jadi 60 pasang itu langsung ludes gak sampai satu hari," tambahnya.

Satu pasang foto kecil berukuran 35x25 sentimeter dijual dengan Rp15 ribu tanpa pigura, sedangkan dengan pigura mecapai Rp30 ribu per pasang. Untuk foto besar dengan ukuran 50x35 sentimeter dijual seharga Rp30 ribu tanpa pigura, sedangkan dengan pigura dijual hingga Rp45 hingga Rp50 ribu per pasang. 

Dari pantauan diswayjateng.id, sejak dilakukan wawancara sudah 3 pembeli yang hendak memborong foto dari 5 pasang hingga 15 pasang. Salah satunya Arif, karyawan Bank Perkreditan Rakyat ini hendak membeli foto pasangan Presiden dan Wakil Presiden untuk kantornya.

"Disuruh beli buat kantor, tadinya sudah beli yang tanpa pigura dan ini disuruh beli lagi yang pakai pigura. Daripada masuk cari-cari yang didalam pasar mending yang sudah ada saja diluar ini, itung-itung memberi rezeki ke mereka," ungkapnya.   

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: