Warga Pantura Kabupaten Tegal Kesulitan Air Bersih, Sumur Mengering

Warga Pantura Kabupaten Tegal Kesulitan Air Bersih, Sumur Mengering

Sejumlah warga Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi saat mengantri bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Tegal, Minggu 23 Juli 2023.-Yeri Noveli-jateng.disway.id

SURADADI, DISWAY JATENG - Kemarau melanda wilayah Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tegal. Praktis, banyak warga yang kesulitan air bersih. Utamanya di Desa Jatimulya Kecamatan Suradadi. Biasanya, warga di desa tersebut mengandalkan air sumur untuk kebutuhan hidup sehari-hari. 

 

Namun, sumur warga sudah kering sejak satu bulan terakhir. Warga pun panik karena sulit mendapatkan air bersih. Bersyukur, kepala Desa Jatimulya berbegas melaporkan peristiwa itu ke Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal.

BACA JUGA:Empat Kecamatan di Kabupaten Tegal Rawan Kekeringan, Warga Diminta Waspada

Setelah mendapat laporan itu, tim PMI langsung menuju ke lokasi untuk menyalurkan bantuan air bersih.

 

"Kemarin pak kades telphon ke kami, dan hari ini, kami langsung mengirimkan air bersih," kata Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI, Sunarto, Minggu 23 Juli 2023.

 

Dia mengungkapkan, bantuan air bersih yang disalurkan ke warga RW 01 Desa Jatimulya sebanyak dua tangki atau 12 ribu liter. Rinciannya, di RT 02 untuk 50 kepala keluarga (KK) atau 217 jiwa, di RT 03 sebanyak 47 KK atau 210 jiwa dan di RT 05 sebanyak 65 KK atau 260 jiwa.

BACA JUGA:Puluhan Hektar di Brebes Selatan Sawah Rawan Kekeringan

"Target kami 10 tangki air bersih," sambung Sunarto.

 

Sementara, saat truk tangki berisi air bersih datang ke Desa Jatimulya, warga langsung berdatangan sembari membawa ember dan jerigen. Mereka rela berdesakan untuk mendapatkan air bersih.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: jateng.disway.id