Lantik PNPS GMKI 2022-2025, Febry Tetelepta: Mantapkan Sinergi dengan Forum Alumni Cipayung

Lantik PNPS GMKI 2022-2025, Febry Tetelepta:  Mantapkan Sinergi dengan Forum Alumni Cipayung

--



 
JAKARTA (DiswayJateng) – Sepuluh tahun pembangunan yang dilakukan di era Presiden Joko Widodo harus dijaga dan dilanjutkan dengan baik. Sangat mahal harganya bagi bangsa ini jika pekerjaan-pekerjaan baik di dua periode kepemimpinan Jokowi harus ditata ulang, jika nanti kepemimpinan nasional selanjutnya tidak lebih baik dari Jokowi. 
 
Pernyataan itu ditegaskan Ketua Umum Pengurus Nasional Persekutuan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PNPS GMKI) Febry Calvin Tetelepta pada pengukuhan PNPS GMKI 2022-2025 di Hotel Best Western Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (28/7).
 
“Para senior GMKI dengan senior kelompok Cipayung harus bersama-sama memikirkan masalah kepemimpinan bangsa setelah 2024. Apa yang dilakukan Presiden Jokowi sudah sangat baik. Kita berharap, setelah beliau, terpilih pemimpin yang lebih baik lagi untuk meneruskan legacy yang sudah dibangun Presiden Jokowi,” harap Febry, dalam siaran pers, Sabtu (30/7) malam 
 
Febry juga menekankan, masalah intoleransi dan radikalisasi masih menjadi persoalan serius yang harus ditangani bangsa ini. 
 
“Masalah kebangsaan itu menjadi tanggung jawab kita bersama, terutama alumni kelompok Cipayung,” katanya.
Deputi I Kepala Staf Kepresidenan ini menambahkan, membangun Indonesia dibutuhkan kerjasama dengan kelompok elemen lain.  
 
“Sampai saat ini saya masih percaya dengan kelompok Cipayung. Kita punya sejarah dengan kelompok Cipayung, dan kita pastikan bangsa ini on the track di tangan alumni kelompok Cipayung,” kata Febry.
 
Secara internal, Febry memastikan bahwa PNPS GMKI akan berfokus pada kegiatan di cabang-cabang. Pengurus Nasional akan berperan sebagai motivator, komunikator, dan fasilitator, tapi motor organisasi bertumpu pada aktivitas di cabang, sesuai mandat Pertemuan Raya senior GMKI di Toraja dan Bitung.
 
Febry juga menyatakan, PNPS akan mereposisi dan mereformulasi hubungan dengan ‘adik-adik’ GMKI.
 
“Kita harus ubah dari relasi karitatif menjadi relasi transformatif, sehingga mereka mampu dan kuat menghadapi tantangan zaman yang lebih baik,” tukasnya.
 
Febry mengungkapkan tekadnya bahwa PNPS GMKI mendukung terbentuknya sekretariat GMKI di setiap cabang. 
 
“Di setiap pelantikan Pengurus Cabang Persekutuan Senior, saya selalu tekankan untuk membantu adik-adik BPC, terutama untuk membantu pengadaan sekretariat, terutama kepada bupati dan wali kota dari alumni kelompok Cipayung,” kata Febry.
 
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA-GMNI) Abdy Yuhana mengungkapkan bahwa founding fathers bangsa ini menyatakan bahwa Indonesia didirikan oleh semua kelompok, golongan dan kekuatan dari Sabang sampai Merauke. Karena itu, penting sekali untuk bersinergi dan bersama-sama dalam membangun bangsa ini.
 
“Saya baru pertama hadir, tapi langsung merasa menjadi bagian dari Persekutuan senior GMKI. mKami berharap adanya sinergi. Tidak bisa bangsa ini maju bila hanya dikelola oleh satu kelompok saja,” urainya.
 
Sementara itu, Wakil Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII)  Yunus Razak mengemukakan, persoakan oligarki menjadi salah satu menjadi pekerjaan rumah bagi demokrasi Indonesia. Kekuatan pemilik modal lebih memiliki peran dominan di negeri ini untuk terpilih sebagai anggota legislatif maupun kepala daerah.
 
“Kalau aktivis kan bisanya berorasi dan mengkonsep sesuai kapasitas keilmuan, tapi dikalahkan dengan orang yang memiliki uang. Menjadi tantangan kita agar alumni kelompok Cipayung bisa lebih hanyak mengisi parlemen, sehingga keputusan-keputusan yang diambil sesuai harapan kelompok Cipayung, yakni menjaga satu bangsa dan satu tanah air Negara Kesatuan Republik Indonesia,” paparnya.
 
kelompok Cipayung berdiri pada 21-22 Januari 1972 di Cipayung, Jawa Barat, terdiri dari beberapa organisasi mahasiswa yaitu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).
 
Pertemuan itu menghasilkan suatu kesepakatan berisi tujuh butir tentang ‘Indonesia yang Kita Cita-Citakan’ dan diberi nama ‘Kesepakatan Cipayung’.
 
Pada kotbah saat ibadah jelang pelantikan, Ketua Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia Pendeta Gomar Gultom mengutip Yesaya 1:1-9 dengan menggarisbawahi bahwa orang sosial tidak bisa dilepaskan dari lingkungan sosial.
 
Menurutnya, kekristenan bertumbuh karena adanya hubungan relasi umat percaya tanpa teralinasi dengan kehidupan sosial. 
 
“Pertumbuhan gereja bukan hanya mendengar kotbah atau pekabaran Injil, tetapi karena perilaku dan relasi sosial kekristenan dengan hubungan dalam dunia luar. Kredenda tanpa agenda sangat berbahaya. Tuhan memberkati agar PNPS GMKI menjadi alat gereja dalam menghadirkan diri sebagai garam dan terang di tengah masyarakat bangsa kita,” papar Gomar.
 
Dalam doanya, Gomar berharap agar melalui perkumpulan ini tersalur berkat bagi para mahasiswa Kristen dan masyarakat umum. 
 
“Kami bersyukur untuk wadah ini, sehingga adik-adik mahasiswa kami tidak pernah merasa menjadi lelah dan lesu, menjadi teruna yang tidak jatuh tersandung, tetapi tetap menanti-nantikan Tuhan dan mendapat kekuatan baru, seumpama rajawali terbang dengan kekuatan sayapnya,” doa Gomar.(GBR) 
 

 

Susunan Lengkap Pengurus Nasional Persekutuan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia 2022-2025:
 
Badan Pengawas
-       Rekson Silaban
-       Hernold Makawimbang
-       Theodore Weohauw
-       Renta Panggabean
-       Nelly Situmorang
 
 
Dewan Penasihat:
 
Ketua: Rahmat Waluyanto
Wakil Ketua: Firman Jaya Daely
Sekretaris: Edward Tanari
 
Anggota:
1.     Jappi Simorangkir
2.     Maurits Mantiri
3.     Kala Paembonan
4.     Lisye Sumampow
5.     William Sabandar 
6.     Stera Pieters
7.     Arthur Tobing
8.     Willy Midel Yoseph
9.     Bosmen Silalahi
10.  Nefos Daeli
11.  Almaden Lubis
12.  Alphinus Kambodji
13.  Hibur Tanis
14.  Frangky Nelwan
   
Dewan Pakar:
 
Ketua: Dr. Bernard Nainggolan
Wakil Ketua: Dr. Sigit Triyono
Sekretaris: Pdt.Dr. Hariman A. Pattianakota
Anggota:
1.     Ir. F. Robert O. Sitorus, MSi
2.     Dr. Immanuel Blegur
3.     Pdt. Dr. Fery Nahusona
4.      Sapta Putra Ginting, MSc, Ph.D
5.      Prof. Dr.Ing. Ir. Suhardi
6.      Prof.  Dr. Marthen Napang, S.H.,M.H., MSi
7.      Pdt.Dr.Drs. Jerry Rumahlatu
8.      Dr. Murpin Josua Sembiring, S.E,Msi
9.      Pdt.Dr. Mery Kolimon
10.   Prof. Armansyah Tambunan
11.   Dr. Ferdinand Risamasu, SE, MSc.Agr
12.  Dr. Harapan Lumbangaol
13.  Dr. Roddialek Pollo
14.   Pdt. Dr. Ester Mariani, M.Si
15.  Neil Samuel Rupidara, SE,M.Se,Ph.D
  
 
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: