Merasa Pegal setelah Vaksinasi, Apa Boleh Dipijat ?

Merasa Pegal setelah Vaksinasi, Apa Boleh Dipijat ?

JAKARTA (Disway Jateng) - Salah satu efek dari vaksinasi Covid-19, baik itu dosis pertama, kedua, maupun booster, dapat menyebabkan efek samping tersendiri. Demam, nyeri di bekas suntikan, hingga rasa pegal-pegal adalah efek yang dimaksud.

Pertanyaannya, ketika area yang disuntik ini terasa pegal, bolehkah dipijat untuk meredakannya?
Hal itu adalah yang ditanyakan salah satu penananya di forum Tanya Dokter di salah satu situs telemedicine Tanah Air.

Menurut dr Riska Larasati, hal itu boleh saja dilakukan, akan tetapi dalam batasan aman.
"Mengenai pijit tersebut pada umumnya dapat dilakukan namun sebaiknya pemijatan dilakukan dengan ringan, bukan pemijatan yang terlalu keras pada area vaksin," jelas dr. Riska Larasati seperti dikutip FIN dari Alodokter.

Akan tetapi untuk masalah pegal-pegal ini, lanjut dr. Riska Larasati, dapat ditempuh dengan cara lain yang tidak melibatkan pijatan pada area terdampak.

"Untuk mengurangi keluhan dapat istirahat cukup, makan-makanan bergizi, konsumsi pereda demam bila demam, mengompres area nyeri dan sebagainya," sarannya.

Ciri Orang Kena Omicron jika Sudah Vaksin Full

Menurut studi itu, mereka yang baru saja menerima booster atau dosis tambahan, juga dapat memangkas 50 persen risiko terpapar Omicron.

Ada pun ciri yang ditunjukan mereka yang terpapar Omicron, adalah seperti nyeri tenggorokan dan suara serak dan lainnya meliputi:

•    Sulit konsentrasi
•    Mata perih
•    Pusing
•    Sakit kepala
•    Demam

Para peneliti juga menemukan jika Omicron ini tidaklah menyerang bagian paru-paru, separah varian sebelumnya.

Omicron juga cenderung tidak bertahan lama pada mereka yang sudah tervaksinasi.

Sementara itu, mereka yang tidak terlindungi secara penuh, dilaporkan menunjukan gejala lebih berat, juga  dengan durasi yang lebih lama untuk kembali pulih.

Editor : R Gunawan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: