PB Perpani Berburu Atlet Bertalenta MAC Kejurnas Junior 2026 di Kudus

PB Perpani Berburu Atlet Bertalenta MAC Kejurnas Junior 2026 di Kudus

Kudus tuan rumah Kejurnas Panahan Junior 2026 di Supersoccer Arena Kudus.--

Kontingen Bumi Segantang Lada tidak hanya mengejar target podium. Mereka menjadikan kejuaraan ini, sebagai kesempatan untuk mengasah mental bertanding dan mendapatkan pengalaman menghadapi pemanah-pemanah tangguh dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelatih panahan kontingen Kepri, Budi Darmawan Tanjung, mengatakan hasil yang diraih anak asuhnya tahun ini bahkan melampaui ekspektasi.

BACA JUGA:Parade Berkebaya di Kudus Jadi Sorotan, Kebaya Nusantara Dibawa ke Panggung Hari Kebaya Nasional 2026

BACA JUGA:Praktik Kopi Pangku di Kafe Jalanan Kudus Dibongkar, Polisi Ancam Tutup Permanen Kafe Nakal

“Alhamdulillah hasil tahun ini melampaui ekspektasi karena kami mampu bersaing dengan kontingen-kontingen kuat dari Pulau Jawa dan membawa pulang lebih banyak medali dibanding tahun lalu,” kata Budi.

Ia mengapresiasi penyelenggaraan Kejurnas Junior 2026 yang menurutnya memberikan fasilitas pertandingan berkualitas bagi para atlet muda.

“Menurut saya, ini merupakan salah satu lokasi terbaik untuk kejuaraan panahan nasional. Fasilitasnya lengkap dan kondisi anginnya sangat menantang sehingga memberikan pengalaman bertanding yang berharga bagi atlet,” ujarnya.

Budi menilai kejuaraan seperti MilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior memiliki peran penting dalam menjaga kesinambungan pembinaan atlet panahan, terutama melalui kelompok usia U10 hingga U18.

BACA JUGA:Ribuan Warga Glagahwaru Krisis Air Bersih, Kudus Siaga Darurat Kekeringan

BACA JUGA:Pelaku Usaha Warung Madura di Kudus Diajak Jaga Kerukunan dan Persaingan Sehat

Dengan pembinaan yang berjenjang, bibit-bibit pemanah potensial diharapkan dapat terus berkembang hingga mampu menembus Pelatnas dan tampil di berbagai kejuaraan internasional.

Kaltim Borong Emas

Sementara itu, prestasi gemilang ditorehkan pemanah asal Kalimantan Timur, Khairunnisa. Atlet berusia 14 tahun tersebut sukses memborong tiga medali emas dan satu medali perunggu pada divisi Compound U-15 Putri.

Pada nomor individu, Khairunnisa tampil tenang di partai final. Ia berhasil mengalahkan pemanah asal Bengkulu, **Rania Shafiyyah Hannha**, dengan skor 140-134.

Keberhasilan tersebut tidak diraih dengan mudah. Khairunnisa mengaku pencapaiannya merupakan buah dari latihan keras serta dukungan kedua orang tuanya.

BACA JUGA:Pertukaran Murid dan Guru 2026, Harapkan Pemerataan Mutu Pendidikan di Kudus

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait