Nasib Perusahaan Tekstil di Kudus Terancam, Nasib Ribuan Buruh Jadi Taruhan

Nasib Perusahaan Tekstil di Kudus Terancam, Nasib Ribuan Buruh Jadi Taruhan

Peningkatan skill para pekerja di salah satu pabrik tekstil di Kudus -arief pramono/diswayjateng.id-

“Banyak kasus di lapangan, buruh memang terdaftar di BPJS oleh perusahaan tempat bekerja, namun perusahaan outsourcing bermain di belakang layar. Ketika kontrak diputus, hak pekerja seperti klaim BPJS Ketenagakerjaan sering tidak dibayar penuh,” sesal Andreas.

Dalam sejumlah kasus, lanjut Andreas, buruh hanya menerima separuh dari hak klaim BPJS yang seharusnya mereka dapatkan. Pihaknya menilai hal itu akibat lemahnya pengawasan terhadap perusahaan penyedia jasa outsourcing.

Karena itu, KSPSI Kudus mendorong pemerintah menindak tegas praktik-praktik yang merugikan buruh. Selain itu, mempertimbangkan penghapusan sistem outsourcing demi perlindungan hak pekerja di Kota Kudus.

Andreas pun mengajak para buruh untuk menjaga semangat dan tidak melakukan aksi yang berpotensi mengganggu iklim investasi di Kabupaten Kudus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait