Jalan Kaliwungu-Boja Ambles Makin Parah, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Jalan Kaliwungu-Boja Ambles Makin Parah, Pemkab Kendal Siapkan Rp1,2 Miliar

Jalan Boja Kaliwungu Kendal ambles, Rabu 30 September 2026-ist-

KENDAL, diswayjateng.id  – Jalan Kaliwungu-Boja di Desa Protomulyo, Kecamatan Kaliwungu Selatan, Kabupaten KENDAL, yang mengalami ambles dan longsor akhirnya mendapat kepastian penanganan. Pemerintah Kabupaten KENDAL menyiapkan anggaran Rp1,2 miliar untuk memperbaiki kerusakan jalan sekaligus memperkuat konstruksi agar tidak kembali ambles.

Kerusakan pada jalur tersebut menjadi perhatian karena sebagian badan jalan mengalami penurunan dan longsor. Kondisi itu membuat kendaraan hanya dapat melintas dari satu sisi sehingga warga harus menerapkan sistem buka tutup untuk mengatur arus lalu lintas.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal, Sudaryanto, mengatakan penanganan jalan Kaliwungu-Boja tersebut sudah masuk dalam prioritas Pemerintah Kabupaten Kendal.

Ia menyampaikan hal itu saat meninjau langsung lokasi jalan ambles di Desa Protomulyo, Rabu 30 September 2026.

BACA JUGA: Geger Modus Hipnotis: Lansia Tukar Emas untuk Regulator Rp900 Ribu, 8 Orang Dikeroyok di Batang

BACA JUGA: Sekolah Diminta Tak Tolak MBG, Kadisdikbud Batang Soroti Batas Waktu Konsumsi

"Pemkab Kendal meminta maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan Kaliwungu-Boja. Kami tentu sangat memahami keluhan masyarakat. Masalah ini sudah menjadi perhatian Pemkab Kendal dan akan segera kita perbaiki," kata Sudaryanto.

Anggaran Rp1,2 Miliar Disiapkan

Menurut Sudaryanto, DPUPR Kendal telah melakukan survei lapangan sekaligus pengukuran terhadap bagian jalan yang mengalami kerusakan.

Dari hasil pengukuran tersebut, bagian badan jalan yang ambles akibat longsor memiliki lebar sekitar tiga meter dengan panjang mencapai 36 meter.

Pemkab Kendal tidak hanya akan menutup bagian jalan yang ambles. Penanganan dirancang sekaligus untuk memperkuat struktur jalan sehingga kerusakan serupa tidak mudah kembali terjadi.

Salah satu pekerjaan utama yang disiapkan adalah pembangunan dinding penahan tanah di sisi jalan.

"Anggarannya Rp1,2 miliar. Bupati sendiri sudah memprioritaskan agar penanganan jalan ambles ini segera dilakukan," ujarnya.

Sudaryanto menjelaskan, tahapan perencanaan teknis ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua pekan. Setelah tahap tersebut rampung, pekerjaan fisik diharapkan mulai dilaksanakan sekitar pertengahan Oktober 2026.

Adapun waktu pengerjaan diperkirakan berlangsung selama dua bulan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait