Stadion Sultan Fatah Demak 'Mencekam', Polisi Redam Keberingasan Massa

Stadion Sultan Fatah Demak 'Mencekam', Polisi Redam Keberingasan Massa

Simulasi Sistem Pengamanan Kota yang dilakukan jajaran Polres Demak. --

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Sebab tugas Kepolisian ke depan semakin padat. Yakni seiring berakhirnya Operasi Pekat dan persiapan pengamanan arus mudik serta perayaan Idulfitri melalui Operasi Ketupat Candi 2026.

Situasi Kamtibmas ke depan, imbuh Samel semakin padat. Karena itu, ia beharap seluruh anggota Polres Demak menjaga fisik dan kesehatan. 

"Kita baru saja melaksanakan Operasi Pekat yang segera berakhir dan akan bersiap menghadapi Operasi Ketupat Candi 2026 yang menuntut kesiapan serta kerja maksimal dari seluruh personel,” katanya.

Serukan Bhabinkamtibmas Waspada

Sementara itu, Samel juga meminta seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Demak meningkatkan kewaspadaan dan langkah preventif selama bulan Ramadan. 

AKBP Samel menegaskan, bahwa wajah institusi Polri di tengah masyarakat sangat ditentukan oleh peran Bhabinkamtibmas. Sebab sebagai personel yang bersentuhan langsung dengan warga di desa binaan.

“Baik atau buruknya citra Polres Demak, bergantung pada bagaimana Bhabinkamtibmas hadir dan memberikan solusi atas persoalan masyarakat,” ujar dia.

Samel memaparkan, Ramadan seharusnya menjadi momentum memperkuat ibadah dan harmoni sosial. Namun sejumlah fenomena di lapangan, justru berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Ia menyoroti tren sahur on the road dengan penggunaan pengeras suara berlebihan atau sound horeg. Tradisi membangunkan sahur, kini kerap berubah menjadi ajang unjuk kekuatan audio yang mengganggu waktu istirahat warga dan memicu gesekan antar kelompok.

Ia juga mengingatkan potensi bahaya dari perang sarung yang tidak lagi sekadar permainan. Dalam sejumlah kejadian, perang sarung diisi benda keras hingga batu sehingga berisiko menimbulkan luka serius.

Selain itu, peredaran minuman keras dan penggunaan petasan masih menjadi ancaman yang dapat memicu keributan serta kebakaran.

Aksi balap liar di jalan raya pun dinilai membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Menghadapi situasi tersebut, Kapolres menginstruksikan Bhabinkamtibmas untuk mengedepankan edukasi dan langkah preventif. 

Aparat Bhabinkamtibmas diminta aktif berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh pemuda, dan perangkat desa guna mengingatkan pentingnya menjaga kesucian Ramadan.

Bhabinkamtibmas juga diminta memetakan wilayah rawan, khususnya lokasi yang kerap menjadi titik kumpul remaja menjelang sahur maupun selepas subuh. 

Sinergi dengan Babinsa dan kepala desa perlu diperkuat, termasuk mengaktifkan kembali pos kamling sebagai langkah deteksi dini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait