Rakerda PSI Semarang Memanas, Mayoritas DPC Walk Out Tolak SK Kepengurusan
Pengurus DPC PSI SE kota Semarang menyatakan Mosi tidak percaya saat Rakerda PSI kota Semarang di Hotel Triss jalan Gajah Semarang Minggu 11 Januari 2026-Umar Dani -
Hanif Nafila mengatakan, penolakan dilakukan karena susunan kepengurusan dalam SK dinilai tidak sesuai dengan hasil kesepakatan sebelumnya antara DPC dan DPD.
Menurutnya, dalam kesepakatan awal, posisi Sekretaris seharusnya diisi oleh Bayu, sementara Bendahara dijabat Irwan Leokita.
“SK yang keluar berbeda dengan yang sudah dikomunikasikan dan disepakati sebelumnya. Ini yang membuat teman-teman kecewa,” ujarnya.
Selain itu, Hanif juga menyoroti masuknya kembali Melly Pangestu dalam struktur kepengurusan DPD.
Ia menilai langkah tersebut sebagai kemunduran organisasi karena sebelumnya terdapat persoalan internal yang belum tuntas.
“Kami tidak mempersoalkan ketua, karena ketua tetap Bangkit. Yang kami tolak adalah masuknya kembali Melly sebagai sekretaris. Itu menjadi poin utama penolakan kami,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Kota Semarang, Bangkit Mahanantyo, menanggapi peristiwa tersebut dengan tenang.
Ia menilai dinamika yang terjadi merupakan hal wajar dalam proses pendewasaan organisasi.
“Kami bersyukur kegiatan sertijab tetap bisa berjalan, meskipun ada dinamika. Ini semata-mata demi pendewasaan organisasi agar PSI semakin besar,” ujarnya.
Ia mengibaratkan dinamika tersebut seperti pohon yang semakin tinggi, sehingga semakin kuat pula terpaan angin yang dihadapi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: