34 Desa di Kabupaten Tegal Krisis Air Bersih, PMI Gelontorkan 808 Ribu Liter
BANTUAN AIR BERSIH - Sejumlah warga saat mengantre bantuan air bersih dari PMI Kabupaten Tegal, Kamis (1/10/2026).--
SLAWI, diswayjateng.id – Kekeringan belum juga menyerah. Memasuki hari ke-71 distribusi air bersih, krisis air masih menghantui puluhan ribu warga di Kabupaten Tegal. Sebanyak 34 desa yang tersebar di sembilan kecamatan kini masih membutuhkan pasokan air bersih.
Kondisi itu membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal terus bergerak, menyisir wilayah terdampak dan mengirimkan bantuan air dari satu desa ke desa lainnya.
Hingga Selasa (29/9/2026) pukul 21.30 WIB, PMI Kabupaten Tegal telah menggelontorkan 808.000 liter air bersih atau setara 202 tangki. Bantuan tersebut menyasar 60.330 jiwa atau 17.342 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan.
Ketua PMI Kabupaten Tegal Iman Sisworo melalui Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal Sunarto mengatakan, distribusi air bersih masih terus dilakukan karena kebutuhan warga di sejumlah wilayah belum berakhir.
BACA JUGA:Razia Dini Hari di Kafe Kajen, Polisi Sita Puluhan Botol Miras
BACA JUGA:Rumah Warga Kebumen Ludes Terbakar, Pemda Siapkan Hunian Baru untuk Keluarga Almarhum Mad Sunarto
“PMI terus bergerak untuk membantu masyarakat yang membutuhkan air bersih. Distribusi dilakukan berdasarkan kondisi dan kebutuhan di lapangan,” kata Sunarto saat diwawancarai, Kamis (1/10/2026).
Besarnya kebutuhan air terlihat dari sebaran bantuan yang terus meluas. Kecamatan Suradadi menjadi wilayah dengan distribusi terbanyak, dengan lima desa menerima bantuan sebanyak 74 tangki.
Di bawahnya terdapat Kecamatan Jatinegara, yang mencatat sebaran terdampak paling luas. Sebanyak 12 desa di wilayah tersebut telah menerima 52 tangki air bersih.
Selanjutnya, Kecamatan Warureja mencatat lima desa terdampak dengan distribusi 20 tangki. Kecamatan Balapulang, dua desa menerima 17 tangki.
BACA JUGA:Kompak dalam Aksi Kemanusiaan! Radar Tegal Sabet PMI Award di HUT ke-81 PMI Kota Tegal
Kemudian Kecamatan Kedungbanteng dengan tiga desa menerima 16 tangki, Kecamatan Pangkah satu desa menerima 12 tangki, sedangkan Kecamatan Margasari empat desa menerima 4 tangki.
Sementara itu, Kecamatan Bojong dan Bumijawa masing-masing tercatat satu desa penerima bantuan, dengan masing-masing memperoleh dua tangki air bersih.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
