Polisi Selidiki Dugaan Perundungan Siswa SDN 1 Kebondalem Pemalang, Autopsi Aqib Libatkan Biddokkes Polda
AKP Faizal Wildan, Kasatreskrim Polres Pemalang--Mukhtarom
PEMALANG, diswayjateng.id – Polisi menyelidiki dugaan perundungan atau kekerasan terhadap Muhammad Hasbi Al Aqib, 7, siswa kelas 2 SD Negeri 1 Kebondalem PEMALANG, yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD dr Ashari.
Dugaan perundungan tersebut menjadi salah satu informasi yang didalami polisi setelah menerima laporan mengenai kematian Aqib. Namun, polisi belum menyimpulkan bahwa dugaan perundungan tersebut berkaitan dengan penyebab kematian korban.
Kasatreskrim Polres Pemalang AKP Faizal Wildan mengatakan, Satreskrim bersama Polsek Pemalang Kota menerima informasi dari masyarakat mengenai seorang anak yang meninggal dunia dan diduga mengalami tindakan kekerasan.
“Semalam kami Satreskrim bersama Polsek Pemalang Kota menerima laporan dari masyarakat atau adanya informasi bahwa ada seorang anak meninggal dunia yang diduga akibat adanya tindakan kekerasan,” kata Wildan kepada wartawan di RSUD dr Ashari, Kamis (1/10/2026).
Setelah menerima informasi tersebut, polisi mendatangi rumah duka. Penyidik juga meminta keterangan awal dari orang tua dan orang-orang terdekat Aqib untuk mengetahui kondisi korban sebelum meninggal dunia, termasuk informasi mengenai dugaan kekerasan atau perundungan yang dialaminya.
BACA JUGA:Lagi dan Lagi, Dugaan Keracunan MBG Terjadi di Blora, 13 Siswa SDN 1 Tutup Diperiksa
“Semalam kami sudah mendatangi ke rumah duka, kami sudah melaksanakan interogasi awal kepada orang tua ataupun orang-orang terdekat dengan korban,” ujar Wildan.
Autopsi untuk Mengetahui Penyebab Kematian
Pada Kamis pagi, jenazah Aqib menjalani autopsi di RSUD dr Ashari Pemalang. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian korban secara medis.
Wildan mengatakan, polisi belum dapat menjelaskan kondisi jenazah maupun memastikan hubungan antara dugaan kekerasan dengan kematian Aqib sebelum hasil pemeriksaan forensik diperoleh.
“Terkait jenazah nanti kami akan jelaskan, kami akan dalami dengan pihak tim forensik Biddokkes Polda Jateng,” katanya.
Proses autopsi dilakukan dengan melibatkan tim forensik Biddokkes Polda Jawa Tengah. Pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengungkap fakta medis terkait kematian Aqib.
“Karena saat ini terkait dengan pelaksanaan autopsi kami dibantu oleh Biddokkes Polda Jateng secara scientific crime investigation,” ujar Wildan.
BACA JUGA:Murid SD Negeri 1 Kebondalem Pemalang Meninggal, Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
