Datang dari Timor Leste untuk Jadi Apoteker, Laura Malah Suka Nasi Megono Pekalongan

Datang dari Timor Leste untuk Jadi Apoteker, Laura Malah Suka Nasi Megono Pekalongan

Laura, Mahasiswi UMPP asal Timor Leste pecinta kiliner Megono Pekalongan di acara sumpah profesi apoteker--Mukhtarom

PEKALONGAN, diswayjateng.id – Laura Da Costa Do Espirito Santo punya cerita sendiri selama tinggal di Pekalongan. Perempuan asal Dili, Timor Leste, itu awalnya kesulitan berbahasa Indonesia saat kuliah. Belakangan, ia justru punya makanan favorit baru: nasi megono.

“Saya sukanya ayam bebek. Tapi kemarin saya coba nasi megono, sangat enak,” kata Laura saat ditemui usai mengikuti sumpah profesi apoteker di Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan (UMPP), Rabu (30/9/2026).

Laura datang ke Pekalongan untuk menempuh pendidikan Profesi Apoteker. Ia mengetahui UMPP dari seorang teman dan kemudian mengikuti tes secara online.

Awal kuliah tidak langsung berjalan mulus. Laura mengaku masih kesulitan berkomunikasi karena bahasa yang digunakan berbeda dengan yang biasa ia gunakan di Timor Leste.

“Awalnya masih terasa asing karena baru bertemu. Bahasa saya juga agak susah, mereka juga paham. Tapi lama-kelamaan mereka menerima saya dengan baik, mengerti bahasa saya,” ujarnya.

BACA JUGA:Kakek 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Singkong di Pekalongan Usai Dua Hari Hilang

BACA JUGA:Polsek Bumijawa Tegal Tangani Kebakaran Lahan di Sokasari

Seiring waktu, Laura mulai terbiasa dengan lingkungan kampus. Ia juga bisa mengikuti proses belajar bersama mahasiswa lainnya.

Laura mengatakan para dosen turut memahami kendala yang dihadapinya. Pendampingan juga diberikan selama proses adaptasi, termasuk mengenalkan budaya dan lingkungan di Pekalongan.

Ada pengalaman lain yang cukup berkesan bagi Laura. Ia beragama Katolik dan sempat membutuhkan bantuan untuk mengetahui lokasi gereja.

“Di sini toleransinya sangat baik. Saat Natal, teman-teman mengucapkan selamat Hari Natal. Kalau saya belum tahu lokasi gereja, mereka bisa mengantar,” tuturnya.

Keluarga Datang dari Dili

Rabu itu menjadi hari penting bagi Laura. Setelah menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan kompeten, ia mengikuti sumpah profesi bersama 38 lulusan lainnya.

Keluarga Laura ikut hadir dalam prosesi tersebut. Sang ibu, kakak, adik, dan seorang keponakannya datang dari Timor Leste untuk menyaksikan Laura resmi menjadi apoteker.

Kakaknya, Vanessa Espírito Santo, mengaku keluarganya sempat khawatir ketika Laura berangkat ke Indonesia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: