Penuturan Ibu Korban Perundungan SD Negeri 1 Kebondalem Pemalang, Sempat Diam hingga Cerita kepada Dokter

Penuturan Ibu Korban Perundungan SD Negeri 1 Kebondalem Pemalang, Sempat Diam hingga Cerita kepada Dokter

Dyah Fitriyanti, orang tua Muhammad Hasbi Al Aqib murid SD Negeri 1 Kebondalem Pemalang yang diduga jadi korban perundungan hingga meninggal dunia (1/10/2026)--Mukhtarom

PEMALANG, diswayjateng.id– Diah Indriyanti, 36, ibu Muhammad Hasbi Al Aqib, 7, menuturkan kondisi putranya sebelum meninggal dunia. Kepada wartawan di rumah duka, Kamis siang (1/10/2026), Diah menceritakan perubahan kondisi Aqib hingga dugaan kekerasan yang disebut baru diungkapkan anaknya saat menjalani pemeriksaan di rumah sakit.

Menurut Diah, Aqib yang baru menginjak kelas 2 SD itu biasanya ceria. Namun sebelum menjalani perawatan, perilakunya berubah. Ia menjadi lebih pendiam dan tidak banyak bercerita kepada orang tuanya.

"Dia itu pendiam, enggak cerita. Cerita-cerita itu pas kebuka di dokter," kata Diah.

Diah mengatakan, Aqib kemudian menjalani pemeriksaan, termasuk rontgen dan USG. Saat itu, pihak rumah sakit menyampaikan adanya peradangan. Aqib juga sempat mengalami kesulitan buang air besar dan buang air kecil.

BACA JUGA:Polsek Bumijawa Tegal Tangani Kebakaran Lahan di Sokasari

BACA JUGA:Murid SD Negeri 1 Kebondalem Pemalang Meninggal, Diduga Jadi Korban Bullying Kakak Kelas

Saat diperiksa dokter, Aqib kemudian menceritakan kepada ibunya bahwa dirinya diduga dipukul pada bagian perut dan ditendang menggunakan sepatu oleh kakak kelas.

"Katanya dipukul perut, ada yang mendep pakai sepatu," ujar Diah.

Kronologi Aqib Sakit hingga Meninggal

Diah mengatakan perubahan kondisi Aqib mulai terlihat sebelum anaknya menjalani perawatan di rumah sakit. Pola makan dan aktivitas sehari-harinya disebut berubah.

Namun, selama berada di rumah, Aqib tidak menceritakan apa yang dialaminya.

Kondisinya kemudian membuat keluarga membawa Aqib ke RSUD dr M Ashari Pemalang pada Kamis, 17 September 2026.

Selama menjalani perawatan, Aqib mengalami sakit pada bagian perut. Ia juga muntah, tidak berselera makan, serta mengalami kesulitan buang air besar dan buang air kecil.

Menurut Diah, Aqib bahkan sempat tidak BAB dan tidak buang air kecil selama empat hari. Setelah menjalani perawatan, ia kemudian mengalami BAB berdarah.

"Perut sama seluruh badan itu kalau diangkat nangis, kesakitan," kata Diah.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait