Cara Bupati Batang Motivasi Atlet Porprov, Tantang Mental hingga Bocorkan Bonus

Cara Bupati Batang Motivasi Atlet Porprov, Tantang Mental hingga Bocorkan Bonus

Bupati Batang M Faiz Kurniawan saat retret atlet Porprov XVII Jateng di KEK Industropolis Batang, Minggu 13 September 2026-ist-

BATANG, diswayjateng.id – Bupati BATANG M. Faiz Kurniawan meminta atlet dan pelatih mengubah pola persiapan hingga mindset menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026.

Menurut Faiz, peningkatan prestasi tidak akan terjadi apabila atlet masih menggunakan metode latihan yang sama seperti sebelumnya. Karena itu, perubahan cara berlatih dan membangun mental menjadi bagian penting dalam persiapan kontingen Batang.

Pesan tersebut disampaikan Faiz saat Retret Atlet Porprov Jateng Kabupaten Batang di KEK Industropolis Batang, Sabtu, 12 September 2026. 

Kegiatan itu diikuti atlet dan pengurus KONI Batang menjelang pelaksanaan Porprov Jateng 2026.

BACA JUGA: KONI Batang Resmi Dilantik, Target 10 Besar Porprov Jateng 2026 Digaspol

BACA JUGA: Bupati Batang Singgung Hubungan Kawasan Industri, PAD hingga Wajib Cashless

“Sesuatu yang beda, maka kita harus melakukan hal yang beda. Sesuatu yang pasti mustahil kalau kita mengekspektasikan hasil yang beda, tapi kita masih melakukan hal yang sama-sama saja, kita masih menggunakan metode yang sama,” ujar Faiz.

Ia kemudian menekankan bahwa perubahan hasil harus diikuti perubahan metode. Atlet tidak cukup hanya meningkatkan porsi latihan, tetapi juga perlu membangun cara berpikir yang mendukung pencapaian prestasi.

“Jadi, kalau mau kita punya hasil yang beda, maka lakukanlah, we have to implement different method. Ini katanya Albert Einstein,” lanjutnya.

Mental Atlet Ikut Ditempa

Faiz juga meminta para atlet membangun keyakinan terhadap kemampuan mereka sendiri. Ia mengingatkan agar atlet tidak lebih dulu merasa kalah ketika berhadapan dengan lawan yang dianggap memiliki kemampuan lebih tinggi.

Menurut dia, keyakinan tersebut harus dibangun secara konsisten bersamaan dengan latihan. Ia bahkan meminta atlet menanamkan sugesti positif setiap hari menjelang pertandingan.

“Tinggal sebulan ini, setiap malam sebelum tidur, teriak dulu, ‘Saya juara!’ Nanti tidur, bangun lagi, teriak lagi, ‘Saya juara!’ Harus begitu,” tegas Faiz.

Ia meminta atlet tidak menganggap lawan lebih hebat sebelum pertandingan berlangsung. Namun, keyakinan tersebut tetap harus dibarengi kerja keras dalam latihan.

“Jangan pernah menganggap orang lain lebih jago daripada kalian, yang menentukan prestasi adalah seberapa banyak kita berlatih dan seberapa besar kita yakin kita mampu memenangkan kompetisi itu,” katanya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait