Gen Z Ini Bagikan Pengalaman Miliki Rumah Pertama
Ilustrasi rumah pertama Gen Z -by ai-
BATANG, diswayjateng.id – Memiliki rumah pertama menjadi impian banyak pekerja muda, namun keberanian saja dinilai tidak cukup tanpa perhitungan keuangan yang matang.
Fenomena meningkatnya pembelian rumah di Kabupaten Batang turut diiringi kesadaran baru mengenai pentingnya literasi finansial sebelum mengajukan KPR.
"Jangan kalau modal nekat, nanti tahun-tahun berikutnya malah repot angsurannya,"kata seorang Gen Z yang juga pekerja KIT Batang, Sodiq Maulana, Sabtu 27 Juni 2026.
Pesan itu lahir dari pengalaman pribadinya saat memutuskan membeli rumah pertama.
BACA JUGA: Saat BRI Batang Layani Warga Binaan Lapas Lewat Perbaikan Masjid At Taubah
BACA JUGA: Efek Kawasan Industri, BRI Catat Permintaan KPR Subsidi Batang Melonjak
Sodiq tidak langsung mengajukan kredit setelah memperoleh pekerjaan.
Ia lebih dahulu menghitung kemampuan penghasilan setiap bulan.
Ia juga mempertimbangkan kebutuhan keluarganya.
Keputusan tersebut membuatnya lebih tenang ketika akhirnya mengambil KPR subsidi melalui BRI.
BACA JUGA: 23 Tahun Menumpang, Cerita Ibu Penjual Warkop di Batang Akhirnya Punya Rumah Pertama
BACA JUGA: BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Realisasi Tembus Rp9,21 Triliun
Pria berusia 30 tahun itu baru bekerja sekitar dua tahun di kawasan Industri Terpadu Batang.
Sebelumnya, ia tinggal bersama orang tuanya setelah menikah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
