8 Perjalanan Kereta Api di Daop 4 Dibatalkan Imbas Banjir Pekalongan, Ini Daftarnya
kondisi perlintasan kereta api di jalur Pekalongan-Sragi, Minggu 18 Januari 2026.-ist -
Pembatalan kereta api pun menjadi langkah yang tidak terhindarkan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan bahwa keputusan pembatalan kereta api diambil semata-mata karena faktor keselamatan.
“Keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama kami, sehingga pembatalan sejumlah KA masih harus dilakukan demi menghindari potensi risiko di lintasan,” ujar Luqman.
Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang terdampak pembatalan perjalanan.
Menurutnya, KAI tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun dalam situasi jalur yang belum sepenuhnya aman.
Pembatalan kereta api ini disebut sebagai langkah preventif yang wajib dilakukan.
Luqman menjelaskan bahwa hasil pengecekan teknis menunjukkan tidak ditemukan gogosan atau konstruksi rel yang tergerus air.
Aliran air di sekitar lintasan juga terpantau relatif tenang.
Meski demikian, kondisi genangan yang masih berada di atas kepala rel membuat jalur tetap dinilai tidak aman.
Cuaca di sekitar lokasi saat ini terpantau mendung, yang berpotensi kembali memicu kenaikan debit air. Atas dasar itu, pembatalan kereta api tetap dipertahankan.
KA Dialihkan
Selain pembatalan kereta api, KAI Daop 4 Semarang juga memberlakukan pola operasi memutar untuk sejumlah perjalanan.
Untuk KA bernomor ganjil, KA 3 Anggrek, KA 41 Sembrani, dan KA 31 Pandalungan dialihkan melalui rute Semarang Tawang–Brumbung–Gundih–Solo Balapan–Kroya–Cirebon.
Sementara untuk KA bernomor genap, KA 4 Anggrek dan KA 32 Pandalungan memutar melalui Cirebon atau Tegal menuju Prupuk, Kroya, Solo Balapan, Gundih, Brumbung, dan Semarang Tawang.
KA 92 Jayabaya juga dialihkan melalui Cirebon, Kroya, Solo Balapan, hingga Surabaya Gubeng. Sedangkan KA 42 Sembrani menggunakan jalur memutar via Tegal dan Prupuk.
Skema ini diterapkan untuk menjaga kelangsungan layanan meski dengan waktu tempuh yang lebih panjang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

