Internet Menyapa, Masyarakat Pulau Parang Berdaya
Seorang guru sedang mengajar murid-muridnya dengan memanfaatkan Smart TV yang tersambung internet di ruang SD Negeri 1 Parang, Desa Parang, Kecamatan Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. --
Kaur Bagian Perencanaan Desa Parang, Ali Syafaat menyampaikan,adanya akses internet di daerahnya tidak terlepas dari pembangunan infrstruktur menara Base Transceiver Station (BTS) dari salah satu provider pada pertengahan tahun 2021.
"Jaringan internet di Pulau Parang baru mulai dirasakan oleh warga secara resmi pada Februari 2022, setelah sebelumnya warga terbatas sekali dalam mengakses telekomunikasi lewat radio," ungkap Ali, panggilan akrabnya, saat ditemui Disway Jateng, pada Jumat (16/10/2026).
Lokasi menara BTS itu berada di sebuah lahan kosong yang berjarak sekitar dua ratus meter dari belakang rumah Kepala Desa Parang, Zaenal Arifin, atau sekitar satu kilometer dari dermaga barat Pulau Parang.

Suasana di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Parang, Karimunjawa.--
Selemparan batu dari seberang rumah Petinggi Desa Parang tersebut terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 60-75 kilowatt peak (kWp). PLTS dengan metode off grid itulah yang kini menjadi penyuplai utama sumber listrik di Pulau Parang selama 24 jam non stop sejak tahun 2017.
BACA JUGA: Razia Karaoke di Kebumen, 43 Pengunjung Jalani Tes Urine, Polisi Temukan Ini
Selain itu, juga terdapat Pembangkit Listrik Tenaga Diesel atau PLTD dengan kapasitas mencapai 230 kilowatt (kW), yang berfungi sebagai suplai cadangan (backup). Lokasinya masih berada pada satu titik dengan PLTS tersebut.
Internet Hadirkan Berbagai Kemudahan
Ali menyebut hadirnya menara BTS yang didukung dengan PLTS maupun PLTD di Pulau Parang menjadi bukti nyata terkait pemerataan akses internet, terutama di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T), sehingga menghadirkan berbagai kemudahan serta membuat masyarakat setempat semakin berdaya.

Sarmidi sedang mendampingi dua cucunya menonton video YouTube di gazebo depan rumahnya.--
Salah satunya, sebagaimana dirasakan oleh Sarmidi. Di sela-sela kesibukannya sebagai satu-satunya pangkalan resmi LPG bersubsidi di Pulau Parang, ia tak jarang mendampingi cucunya menonton video YouTube melalui telepon pintarnya yang sudah tersambung dengan Wi-Fi.
"Nonton YouTube kan bisa buat hiburan cucu ketika sekolah libur seperti hari ini. Tapi, anak-anak tetap harus didampingi, agar aman dan tidak terpapar tayangan yang negatif," jelasnya saat berbincang santai dengan Disway Jateng di gazebo depan rumah, Sabtu pagi (17/10/2026).
BACA JUGA: Polsek Adiwerna Tegal Bagikan 250 Ponggol Gratis, Buruh Tani Hingga PKL Kebagian
BACA JUGA: 81 Pejuang Olahraga Kabupaten Tegal Ditantang Tembus 20 Besar Jateng
Selain berselancar saluran Youtube dan media sosial, juga ada hiburan yang tak kalah menarik bagi cucunya, termasuk untuk anak-anak di Pulau Parang. Yaitu, berenang di tepi dermaga.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

