Bendungan Cabean dan Karangnongko Tak Kunjung Tuntas, Bupati Blora Panggil Kementerian PU
WAWANCARA/ Bupati Arief Rohman,Jumat 2 Oktober 2026. -diswayjateng/Farros---
BLORA, diswayjateng.id – Progres pembangunan Bendungan Cabean dan Bendungan Karangnongko kembali menjadi sorotan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berencana meminta penjelasan langsung kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait perkembangan dua proyek infrastruktur tersebut.
Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, S.IP., M.Si., mengatakan Kementerian PU bersama balai terkait akan diundang datang ke Blora pada 9 Oktober 2026. Pertemuan itu akan membahas secara khusus perkembangan Bendungan Cabean dan Bendungan Karangnongko.
Hal tersebut disampaikan Bupati saat ditemui pada Jumat, 2 Oktober 2026. Menurutnya, kedua proyek tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat sehingga informasi mengenai anggaran, pekerjaan hingga pembebasan lahan perlu dikonfirmasi langsung kepada Kementerian PU.
“Minggu depan kami akan mengundang Kementerian PU, dengan balai juga, terkait progres terakhir. Tanggal 9 kita akan undang Kementerian PU untuk datang ke Blora untuk menjelaskan proyek Cabean dan proyek Karangnongko,” ujar Arief.
BACA JUGA: Polisi Tangkap Dua Terduga Pelaku Pembacokan di Depan Kampus di Salatiga
BACA JUGA: 24 Siswa Keluhkan Makanan MBG dari SPPG Desa Tutup, Operasional Dihentikan 20 Hari
Pemkab Blora sebelumnya menerima laporan awal bahwa anggaran pembangunan Bendungan Cabean terdampak efisiensi. Bahkan, pekerjaan yang saat ini berjalan disebut telah melebihi nilai kontrak.
Namun, Bupati menegaskan informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut. Pemkab tidak ingin memberikan keterangan yang belum memiliki kepastian resmi dari pemerintah pusat.
“Sekilas kami mendapat laporan memang kalau Cabean ini anggarannya kena efisiensi, sehingga yang dikerjakan sekarang sebenarnya melebihi kontrak. Nah, ini akan kita konfirmasi lebih detail,” jelasnya.
BACA JUGA: Bendung Boro Dikeruk, 1.000 Meter Kubik Sedimentasi Diangkat untuk Jaga Pasokan Air Purworejo
BACA JUGA: 1.000 Canting Warnai Hari Batik Nasional di Kebumen, Pelajar Diajak Kreatif dan Lestarikan Budaya
Persoalan anggaran menjadi penting karena berkaitan dengan keberlanjutan proyek. Apalagi, masyarakat masih menunggu kepastian mengenai sejauh mana pembangunan Bendungan Cabean dapat dilanjutkan dan kapan proyek tersebut benar-benar bisa memberikan manfaat.
Selain anggaran, persoalan pembebasan lahan juga belum sepenuhnya selesai. Bupati menyebut proses pembebasan tanah masih berjalan dan akan menjadi salah satu hal yang ditanyakan kepada Kementerian PU.
“Ini termasuk pembebasan tanah yang sekarang sedang berproses. Untuk lebih detailnya, kita akan tunggu dari Kementerian PU untuk memberikan penjelasan soal proyek Cabean dan Karangnongko,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
