Angin Puting Beliung Menerjang Kudus, 30 Rumah Warga Rusak Parah

Angin Puting Beliung Menerjang Kudus, 30 Rumah Warga Rusak Parah

Pihak BPBD dan pemerintah desa mendata rumah warga yang rusak.--

“Yang paling parah rumah milik Pak Yatin, hampir 80 persen atap asbesnya rusak dan berterbangan,” katanya.

Yatin, warga yang rumahnya mengalami kerusakan paling parah mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat hujan turun disertai angin kencang yang tiba-tiba datang seperti pusaran.

“Tadinya hujan, lalu muncul angin seperti puting beliung. Terdengar suara ‘kretek-kretek’ dari atap rumah, lalu balok-balok dan asbes langsung terangkat oleh angin,” ujarnya.

Saat kejadian berlangsung, Yatin sedang bekerja di luar rumah. Informasi mengenai kerusakan rumah baru ia ketahui dari istrinya yang berada di rumah saat peristiwa terjadi.

“Saya waktu itu sedang bekerja. Jadi yang mengalami langsung istri saya di rumah, katanya tiba-tiba anginnya sangat kencang,” ungkapnya.

Akibat kejadian tersebut, bagian atap rumah dan sejumlah balok penyangga mengalami kerusakan cukup parah.

Meski menimbulkan kerusakan material pada puluhan rumah, peristiwa tersebut tidak menyebabkan korban jiwa maupun korban luka.

“Alhamdulillah untuk korban jiwa tidak ada, semuanya dalam kondisi aman,” tambah Munaji.

Saat ini BPBD Kudus bersama Pemerintah Kecamatan Jati, Pemerintah Desa Pasuruhan Lor dan relawan masih membantu warga yang rumahnya rusak.

Pendataan kerusakan rumah juga terus dilakukan, untuk menentukan bantuan yang akan diberikan kepada warga terdampak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: