Rumah di Wonotulus Purworejo Terbakar, Diduga Dipicu Dua Anak yang Main Korek Api
Kebakaran melanda rumah warga di Dusun Krajan, Desa Wonotulus, Purworejo, Sabtu malam. Api diduga dipicu dua anak yang bermain korek api.-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-
PURWOREJO, diswayjateng.id – Rumah milik warga di RT 02/RW 01, Dusun Krajan, Desa Wonotulus, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, terbakar pada Sabtu (8/8/2026) malam. Kebakaran diduga terjadi setelah dua anak pemilik rumah bermain korek api sambil membakar kertas dan plastik di dalam kamar.
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Dua anak, Panji (7) dan Hasan (4,5), yang merupakan anak pasangan Nashohah dan Ngatoaturrohmah, saat itu berada di dalam kamar.
Api kemudian diduga menyambar material yang mudah terbakar hingga membesar dan merembet ke bagian rumah lainnya.
Analis Kebakaran Ahli Pertama Damkar Purworejo, Miftah Rahmat Nur Sidik, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran sekitar pukul 19.51 WIB.
“Api sudah besar dan menjalar ketika kami mendapat laporan. Kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Miftah.
BACA JUGA: Damkar Kerahkan 14 Armada Padamkan Kebakaran PT Unggulrejo Wasono di Purworejo
BACA JUGA: Pabrik Tekstil PT Unggulrejo Wasono di Purworejo Kebakaran, Ratusan Mesin Produksi Terdampak
Regu pemadam berangkat sekitar pukul 19.52 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 20.13 WIB. Sebanyak 15 personel dikerahkan dalam penanganan kebakaran tersebut. Personel yang terlibat berasal dari Regu B Mako Induk, Regu B Pos Kutoarjo, serta anggota yang sedang tidak menjalankan tugas piket.
Petugas kemudian melakukan pemadaman untuk mencegah api semakin meluas. Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 21.02 WIB.
Kepala Desa Wonotulus, Zaenal, mengatakan berdasarkan informasi yang diterima, api bermula saat kedua anak bermain korek api di dalam kamar.
“Awalnya kedua anak pemilik rumah sedang bermain korek api dengan membakar plastik dan kertas di dalam kamar. Api kemudian menyambar bagian lain yang mudah terbakar sehingga membesar dan menyebar ke seluruh rumah,” kata Zaenal.
BACA JUGA: Kebakaran Rumah di Dukuhturi, Satu Korban Meninggal Dunia, Kerugian Capai Rp100 Juta
Tidak ada korban jiwa maupun laporan korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, rumah mengalami kerusakan akibat kebakaran. Kerugian material akibat peristiwa tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Kejadian ini sekaligus menjadi peringatan bagi orang tua untuk tidak membiarkan anak bermain dengan korek api maupun benda lain yang dapat memicu kebakaran. Pengawasan diperlukan, terutama ketika anak berada di dekat bahan yang mudah terbakar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: