Pagi Batu

Pagi Batu

Catatan DIS'Way Jateng --

Mirza Mirwan: Ketika membaca Disway edisi hari ini sebelum Subuh tadi saya tersenyum geli. Pertama, karena si penulis yang alumnus ITB 1985 menuliskan namanya dengan aksara Jawa -- Bung Budi Utomo di bawah telah mengalihaksarakan, tetapi kurang "r", NURSETO ARDI PUTRANTO (bukan Adiputranto). Kedua, Nurseto sepertinya tidak biasa membaca Quran -- kalau membaca hanya terjemahan secara acak. Kalau biasa membaca Quran, pasti tahu bahwa secara eksplisit disebutkan 300 tahun, malah lebih 9 tahun (ayat 25). Justru jumlah 7 orang itu masih belum jelas -- ayat 22 menyebut ada yang bilang 3, 5, dan 7. Ketiga, Nurseto menganalisis Quran dengan perspektif science, tetapi pengetahuan agamanya masih tingkat ibtidaiyah. Allahyarham Profesor Baiquni saja dulu analisisnya tentang "penciptaan bumi dalam enam hari" saja sejalan dengan Quran -- enam hari artinya enam masa/era. Tetapi, begitulah. Kebetulan saya pernah membaca tulisan Nurseto, entah di mana, yang meragukan bahwa Ka'bah diserang pasukan Gajah. Alasannya tak mungkin ada gajah di Yaman -- setidaknya itulah yang saya ingat. Apa yang sebelum Subuh terpikir untuk saya tulis ternyata sudah ditulis Bung Ahmad Zuhri dan Impostor Among Us. Ilmu manusia, Profesor Doktor dalam bidang science sekalipun, hanya setetes air di laut kalau dibandingkan dengan ilmu Tuhan. Kalau saya menjadi Pak DI, saya tak akan memuat tulisan Nurseto itu.

Zaenul Husni: Cobalah kita minta saudara Nurseto Ardi Putranto menganalisis sisi ilmiah ayat lain yang mirip dengan kisah ashabul kahfi di surat Al Baqarah (2): 259; Allah menidurkan (mematikan) seseorang selama seratus tahun (lebih pendek dari ashabul kahfi), tapi yang ajaib itu makanannya tidak berubah, tidak terurai sebagai mana seharusnya, kira kira rumus kimianya bagaimana ya makanan bisa tahan ditempat terbuka selama seratus tahun tapi tidak berubah? Yang lebih ajaib lagi hewan tunggangannya yang di hidupkan kembali di depan matanya dari tulang belulang berserakan, kemudian di susun dan dibungkus daging sehingga menjadi utuh. hewannya ini tidak melalui proses normal yang dikandung, dilahirkan, kemudian tumbuh.. tidak... apa ilmu pengetahuan sekarang sudah bisa menganalisisnya? Klo belum ya... seperti kata Gus Dur: "Tinggal diimani saja, gitu aja kok repot.

Agus Suryono: EXHUMASI - ATAU AUTOPSI ULANG.. Akhirnya, Mabes Polri setuju dilakukan Autopsi Ulang. Atas jenasah Brigadir J. Dan ini adalah sesuai (judul) tulisan Abah. Sekian hari yang lalu. Abah memang joss.. Kalau dulu di tahun 70an mendaftar masuk Polisi mungkin Abah akan pensiun dengan pangkat (minimal) KOMJEN. KOMJEN Dahlan Iskan..

Er Gham: Abah, kenapa dimuat? Itu hasil comot2x google, youtube, buku2 pelajaran SMA. Bukan penelitian sendiri. Saya kira tentang Bechi yang ketiduran saat ditahan, lalu berkurang berat badannya.

Sutikno tata: Seandainya delapan maka orang yg ke delapan adalah DahlanIskanus, hehehe. "Mendekat itu bukan ke teori scienfjfjrjd bla bla tapi ke yang ngasih ilmunya" kata perumat sensitifitas. Tapi itu perkara yang harus kita terima apa adanya. Itu tertulis di kitab suci. Yang tertulis di kitab suci adalah fakta. Fakta model Agama.

Suwito Intarso: Deddy Corbuzier bertanya kepada Gus Miftah, kenapa tidak semua prinsip prinsip dalam Islam bisa dilogika? Gus Miftah menjawab, kalau prinsip prinsip agama semua bisa dilogika, lalu apa bedanya agama dengan sain? Akhirnya Deddy Corbuzier masuk Islam.

rihlatul ulfa: mungkin pak DI mau ngasih tau perbedaan kalau manusia diem aja, sholat aja, tapi gak usha sama sekali,atau cuma modal jari, kode2 lewat status wa yang bunyi nya "sesama muslim yang meringankan beban saudara muslimnya pasti akan mendapatkan balasan berlipat ganda" begitu banyak kita melihat manusia2 jaman sekarang, yang hobbynya hanya nongkrong2,ngopi2,shalat, tapi gak kerja sama sekali. dan bagaimana proses ke 7 pemuda itu dalam hal metabolisme saat mereka hanya bisa tertidur? yang jawabannya-itu sudah kuasa Allah,gak di ajak :p

Iqbal Safirul Barqi: Mengenai "mengapa Ashabul Kahfi yang Kristen kok muncul di Al-Qur'an?" bisa juga berlaku untuk pertanyaan mengapa nabi Musa, Isa, Daud, bahkan nabi Adam kok bisa muncul di Qur'an dan beragama Islam? bukankah Islam belum ada saat itu? Kita semua tau bahwa Qur'an diturunkan setelah Injil dan Taurat. Hampir semua nabi dalam Qur'an terdapat padanan juga dalam Injil. Jelas disini, yang dimaksud nabi dalam Qur'an dan Injil merupakan orang yang sama. Mereka dipercaya sebagai orang suci, orang yang beriman, orang yang bertakwa, menyembah Allah Tuhan yang esa. dituliskan demikian baik dalam Injil dan Qur'an. Orang Nasrani mereka beragama Nasrani, orang Islam menganggap mereka Islam. namun sejatinya apapun yang mereka sembah dan ajarkan saat itu dianggap sebagai kebenaran, apapun namanya. Demikian hal ini juga berlaku untuk kasus Ashabul Kahfi. semoga tidak ada lagi kerancuan penyebutan Islam Kristen Yahudi, karena pada masa itu istilah-istilah tersebut tidak relevan. Islam, Kristen, dan Yahudi adalah agama Samawi, memiliki sumber yang sama. Bahkan Qur'an pun mengakui Taurat dan Injil, dan menganggap versi asli dari Taurat dan Injil adalah kebenaran Ilahi. Ajaran Islam yang dibawa nabi Muhammad ialah bentuk penafsiran yang berbeda dari penafsiran yang umum diyakini pada masa itu. Wajar, pun sekarang ajaran islam saja memiliki banyak sekali perbedaan penafsiran, demikian juga dengan Nasrani. Marilah kita imani apa yang kita yakini benar, tanpa perlu menyalahkan keyakinan pihak lain.

Pryadi Satriana: Menanggapi Bung Iqbal. Tertulis dalam Tanakh, lebih dari 1500th sebelum ada Islam, bahwa Daud adalah Raja, yg diangkat oleh Allah melalui Nabi Samuel. Daud diganti oleh Salomo (Sulaiman), dan yg menjadi nabi waktu itu adalah Natan. Ujug-ujug, lebih 1500th kemudian, Daud & Solomo dibilang sebagai nabi, dibilang pula beragama Islam. 'Mosok' mereka mengucapkan "dua kalimat syahadat" itu? Ngono yo ngono, ning yo aja ngono ... Salam. Rahayu.

Pryadi Satriana: Baca & pahami sejarah, imani hal yg benar... Daud menjadi raja pada 1010-970SM, yg dititahkan Allah mengangkat Daud menjadi raja adalah nabi Samuel. Jadi, Daud bukan nabi, tapi raja. Pemerintahan Daud dilanjutkan anaknya, Salomo (Sulaiman). Sulaiman bukan nabi, tapi raja. Waktu pemerintahan raja Sulaiman (970-931SM), yg menjadi nabi adalah nabi Natan. Salomo (Sulaiman) membangun Bait Suci di atas Gunung Moria, tempat Abraham mempersembahkan Ishak (Kejadian 22). Dalam Taurat, Allah bangsa Israel disebut "Allah Abraham, Ishak, dan Yakub." Sebutan Allah sebagai "Allah Abraham (Ibrahim), Ishak, dan Yakub" diabadikan juga dalam Al-Qur'an. Kebenaran tidak dapat ditutup-tutupi. "Kebenaran akan menemukan jalannya". Salam. Rahayu.

Budi Utomo: Wah Koh Liam Then bahas quantum entanglement. Fisika memang penuh teori spekulatif. Dan di situlah menariknya. Fenomena blackhole dikaitkan dengan teori quantum. Atau spekulasi wormhole dikaitkan dengan teori ruang-waktu untuk mempersingkat space travel. Beda Science dengan Religion kalau mau disimplifikasi adalah relatif vs absolut.

Liam Then: Sering ketemu artikel sains , yang memuat cara-cara yang bisa dipakai untuk melaksanakan perjalanan antar bintang. Yang panjang lama perjalanan nya dengan kecepatan cahaya bisa ratusan ,ribuan tahun. Saat saya google ,saat ini wahana yang di pakai NASA untuk menuju Mars , butuh 7 bulan menempuh jarak 480jt km dengan kecepatan 39.600 kilometer per jam. Sementara kecepatan cahaya jika dibulatkan sekitar 300.000 kilometer per DETIK. Untuk mencapai ke bintang terdekat Alpha Centauri , jika manusia punya wahana yang berkecepatan 1 kali kecepatan cahaya ; 300km/Detik,sampai nya bakal butuh waktu 4 tahun. Wahana Voyager kata Mbah Google punya kecepatan 17km/ detik . Dengan kecepatan itu butuh 73.000 tahun kata nya. Untuk mencapai Alpha Centauri. Kembali ke teori perjalanan antar bintang ada di jelaskan beberapa cara. Salah satu di antaranya memang tidur di ruang khusus. Satunya lagi berkembang biak di pesawat antariksa. Jadi kita yang pergi , buyut kita yang sampai wkkwkwk. Sekarang jadi ingat Buraq. Kesimpulan pribadi saya : capaian sains manusia saat ini masih "insufficient" untuk menjelaskan fenomena yang ada di Kitab Suci. Umur teknologi manusia masih sangat muda. Mbah Einstein saja masih bilang spooky terkait quantum entanglement. Jadi ada baiknya stop menggunakan sains sebagai alat untuk merasionalisasi agama. Levelnya masih belum sampai. Sudah dikasih ilmu/alat untuk mencapai tempat yang lebih baik dari Bumi ; Surga. Kok malah didebat, dengan pengetahuan sekulit ari.

Lutfi wae:

ꦱꦺꦲꦠ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦠꦿꦼꦩ꧀ꦧꦸꦮꦠ꧀ꦱꦻꦴꦣꦫꦱꦼꦩꦸꦮ꧉ ꧋ꦩꦱ꧀ꦧꦼꦕ꧀ꦲꦶꦩꦼꦩꦶꦭꦶꦃꦄꦠꦻꦴꦠꦼꦂꦥꦶꦭꦶꦃꦈꦤ꧀ꦠꦸꦏ꧀ꦠꦶꦣꦸꦂ꧉ ꧋ꦄꦥꦪꦁꦣꦶꦪꦪꦏꦶꦤꦶꦠꦼꦩ꧀ꦧꦏꦻꦴꦪꦁꦧꦶꦏꦶꦤ꧀ꦱꦺꦲꦠ꧀ꦠꦼꦤ꧀ꦠꦿꦩ꧀ꦄꦠꦻꦴꦠꦫꦶꦏꦠ꧀ꦪ꧀ꦒ꧀ꦝꦶꦭꦸꦮꦂꦗꦭꦸꦂꦪꦁꦭꦻꦤ꧀꧈ Sehat Tentrem buat saudara semua. Mas Bechi memilih atau terpilih untuk tidur. Apa yang dia yakini tembakau yang bikin sehat Tentram atau tarikat yg diluar jalur yang lain.

Alex Ping: Menurut saya sebenarnya tujuan disway sudah bergeser, jika pertama ditujukan menampilkan tulisan dari sudut pandang seorang Dahlan Iskan, kini bergeser menjadi Cara Pak DI menjawab surat- dalam artian surat yang tidak berbobot- yang ditujukan padanya. Cara jawabnya gimana? ya dari para komentator brilian disway, yang rasanya sudah cukup gamblang menghajar surat itu. Seperti disway edisi Desi armando, kalo tidak salah judulnya. Lalu muncul pertanyaan, mengapa Abah tidak menjawab sendiri? mengapa dibiarkan mengambang menjadi topik di disway? Apakah Abah tidak mampu menjawabnya? Jadi teringat sebuah quotes, Jendral yang hebat adalah yang memenangkan pertarungan bahkan sebelum pertarungan itu dimulai. Mungkin sudah saatnya pak DI mulai menampilkan lebih dari 1 tulisan/hari, mengingat betapa kecewanya para Diswaytator jika tulisan yang mereka tunggu dalam 24 jam dan yang muncul bukan tulisan asli seorang Dahlan Iskan-seperti halnya hari ini-.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: