Angka Kemiskinan di Salatiga Turun Lebih 0,4 Persen, Jadi Rujukan Best Practice Daerah Lain di Jateng
MENGIKUTI : Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin turut Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Gedung Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Semarang. Foto : Ist--
SALATIGA, diswayjateng.id - Kepala Bappeda Jawa Tengah, Yusmanto, SPi., M.Si., mengapresiasi capaian Kota Salatiga dalam penanggulangan kemiskinan. Salatiga dinilainya berhasil meningkatkan kinerja dari posisi sebelumnya menjadi salah satu daerah dengan capaian terbaik.
"Dengan penurunan angka kemiskinan lebih dari 0,4 persen," kata Yusmanto, saat Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Gedung Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Semarang.
Kegiatan berlangsung beberapa waktu lalu itu, disebutkannya, ada dua kota yang kurang lebih dari tiga terburuk menjadi dua terbaik, yakni Kota Surakarta kemudian Kota Salatiga yang dari bagian tengah menjadi terbaik. Dimana, penurunan angka kemiskinan kurang lebih di atas 0,4%.
"Ini bisa menjadi rujukan best practice untuk kabupaten/kota yang lainnya," ujarnya.
BACA JUGA: Tekan Stunting di Salatiga, Nina Dorong Intervensi Faktor Determinan Secara Terpadu
Sementara, Rakor yang turut dihadiri Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin itu juga dimaksudkan memperkuat pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) melalui penyelarasan data dan indikator sosial ekonomi.
Langkah ini menjadi bagian penting untuk memastikan kebijakan penanggulangan kemiskinan semakin tepat sasaran dan berbasis data.
Wakil Wali Kota Salatiga, Nina Agustin, didampingi Kepala Bappeda Kota Salatiga, Dr. Siswo Hartanto, S.E., M.Si., turut membahas penguatan data detail kemiskinan sebagai dasar perencanaan program yang lebih tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
