Gandeng PKBM, Pemkab Tegal Jaring 323 Anak Putus Sekolah

Gandeng PKBM, Pemkab Tegal Jaring 323 Anak Putus Sekolah

RINCI – Kasi Dikmas Dinas Dikbud Kabupaten Tegal merinci prosentase hasil pengentasan anak putus sekolah. -Hermas Purwadi/Radar Slawi-

SLAWI, diswayjateng.id– Pemerintah Kabupaten Tegal melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) terus berupaya menekan angka anak putus sekolah. Lewat program Yuh Sekolah Maning, Pemkab menggandeng 25 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan satu Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

Pada tahun ajaran baru ini, tercatat 323 anak putus sekolah berhasil dijaring kembali untuk melanjutkan pendidikan. Dari jumlah tersebut, 115 anak akan mengikuti kejar paket A, sementara 208 anak lainnya masuk ke kejar paket B.  

BACA JUGA:Putus Sekolah Tinggi dan Literasi Rendah, PKB Tegal Desak Bupati Hidupkan Kembali Dewan Pendidikan

Kasi Dikmas Torikin SH MM menyebut berdasarkan pemutakhiran basis data terpadu (PBDT), hingga kini ada 4.667 anak yang sudah bersedia kembali bersekolah. Namun masih terdapat sekitar 2.098 anak yang belum terdata dalam program pengentasan.

BACA JUGA:Dari Paket C hingga Sayembara Desa, Jurus Bupati Batang Tekan Angka Putus Sekolah

Untuk mendukung keberlanjutan, Pemkab Tegal memberikan stimulan berupa perlengkapan sekolah gratis dan uang transport selama satu semester. Program ini menyasar anak-anak usia 7 hingga 15 tahun, baik yang belum pernah sekolah maupun yang berhenti di tengah jalan.  

BACA JUGA:Ribuan anak Putus Sekolah di Batang, Disdikbud: Tak Hanya Ekonomi

Sejak 2019, kebijakan pendidikan bagi anak putus sekolah di Kabupaten Tegal dialihkan dari jalur formal ke pendidikan non-formal melalui program kejar paket.

Data menunjukkan capaian program dari tahun ke tahun mengalami fluktuasi, namun tren penurunan angka putus sekolah terus terlihat. Pada 2023, target global 600 anak berhasil menjaring 536 siswa.

Dengan pendataan masif dan fasilitas lengkap, Pemkab optimis angka putus sekolah akan terus menurun. Masyarakat yang memiliki anak usia sekolah namun belum mengenyam pendidikan diimbau segera mendaftarkan diri ke PKBM terdekat agar mendapatkan ijazah kesetaraan yang sah.  

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: